Multimedia
POTENSI DAUN CIPLUKAN (Physalis angulata L.) SEBAGAI ANTIBAKTERI UNTUK MEMPERPANJANG UMUR SIMPAN IKAN PETEK (Leiognathus equulus) DALAM SUHU DINGIN
ABSTRAKSI
Rahmawati, Ida Aulia (2014) : Potensi Daun Ciplukan (Physalis angulata L.) Sebagai Antibakteri untuk Memperpanjang Umur Simpan Ikan Petek (Leiognathus Equulus) Dalam Suhu Dingin
Pembimbing : Drs. M. Fathul Hidayat, M.Kes. dan Riska Andriani, M.Si
Kata Kunci : Daun ciplukan, antibakteri, umur simpan, ikan petek, suhu dingin
Ikan petek (Leioghnatus equulus) merupakan bahan makanan yang mengandung protein yang tinggi. Kandungan protein tersebut menyebabkan ikan petek cepat busuk sehingga perlu untuk melakukan pengawetan ikan. Pengawetan pada penelitian ini menggunakan daun ciplukan yang mengandung senyawa antibakteri berupa flavanoid. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh daun ciplukan terhadap umur simpan ikan petek. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Penelitian ini dilaksanakan di laboratorium Fakultas Perikanan dan Kelautan UNIROW Tuban. Ikan petek direndam dalam akuades yang dicampur dengan daun ciplukan 0% (P1), 10% (P2), 20% (P3), dan 30% (P4) kemudian disimpan dalam sterofoam yang berisi es. Penggantian es dilakukan setiap 8 jam. Umur simpan ikan petek dilihat berdasarkan tiga parameter yaitu organoleptik (dilaksanakan pada hari ke-0 sampai hari ke-9), uji pH (dilaksanakan pada hari k-0 dan hari k-9), dan uji TPC (dilaksanakan pada hari ke-9). Hasil penilaian organoleptik, uji pH, dan uji TPC menunjukkan hasil yang tidak signifikan dari 4 perlakuan. Rata-rata nilai organoleptik dengan program SPSS menunjukkan nilai signifikansi adalah 0,902. Nilai tersebut menunjukkan > 0,05 sehingga H0 diterima atau tidak ada pengaruh daun ciplukan terhadap nilai organoleptik ikan.
No other version available