Penelitian Dosen Ilmu Politik
PENGGUNAAN ASAP CAIR TEMPURUNG KELAPA DENGAN KONSENTRASI YANG BERBEDA TERHADAP DAYA AWET IKAN NILA (Oreochromis niloticus) ASAP
IIN SRI WAHYUNI, NPM. 1309120017, PENGGUNAAN ASAP CAIR TEMPURUNG KELAPA DENGAN KONSENTRASI YANG BERBEDA TERHADAP DAYA AWET IKAN NILA (Oreochromis niloticus) ASAP. Di bawah bimbingan Ibu Jumiati, S.Pt, M.Si. dan Bapak Perdana Ixbal Spanton M., ST, M.Si.
Pengasapan yang sering dilakukan oleh masyarakat adalah pengasapan panas dengan cara meletakkan ikan yang akan diasapi langsung di atas sumber panas, sehingga kontak langsung antara partikel asap dan ikan sangat besar sehingga kurang aman untuk dikonsumsi. Oleh karena itu perlu dilakukan teknik pengasapan yang lebih baik sehingga ikan asap yang di hasilkan lebih aman untuk di konsumsi yaitu dengan teknik pengasapan cair, yakni pengasapan ikan dengan menggunakan asap cair. Penggunaan asap cair itu sendiri perlu menentukan konsentrasi yang optimal untuk mengetahui berapa lama ikan asap bertahan lama.
Maksud dari penelitian ini yaitu dengan menggunakan asap cair tempurung kelapa dengan konsentrasi yang berbeda penulis ingin mengetahui konsentrasi berapa yang paling baik atau optimum terhadap daya awet ikan nila (Oreochromis niloticus) asap. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan asap cair tempurung kelapa dengan konsentrasi yang berbeda terhadap daya awet ikan nila (Oreochromis niloticus) asap.
Materi yang digunakan dalam penelitian ini adalah ikan nila segar sebanyak 10 ekor dengan berat rata-rata 250 g. Metode yang digunakan adalah metode eksperimental dengan menggunakan observasi dan dokumentasi dalam pengambilan data penelitian. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 3 kali perlakuan asap cair berkonsentrasi 2%, 4%, 6% dan lama penyimpanan dalam suhu kamar (0,1,2,3,4 hari). Masing-masing perlakuan diulang sebanyak 3 kali. Parameter yang diamati adalah pH, kadar fenol, kadar air, dan organoleptik.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbedaan konsentrasi asap cair tempurung kelapa berpengaruh nyata terhadap nilai pH, dan berpengaruh sangat nyata terhadap nilai kadar fenol akan tetapi tidak berpengaruh terhadap kadar air. Nilai pH rata-rata pada perlakuan A: 6.8 B: 7.3 dan C: 7.4, untuk rata-rata nilai kadar fenol pada perlakuan A: 0,126% B: 0,17% dan C: 0,21% sedangkan untuk kadar air semua perlakuan mempunyai nilai kadar air yang sama yakni 60%. Berdasarkan organoleptik daya awet pada perlakuan C dengan konsentrasi 6% lebih lama di bandingkan dengan perlakuan A dan B yang mempunyai daya simpan selama 2 hari.
Kata Kunci : Asap Cair Tempurung Kelapa, Konsentrasi, Daya Awet, Ikan Nila (Oreochromis niloticus)
No other version available