Buku PGSD
PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK BERBASIS MODEL PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH
Penelitian ini dilatarbelakangi dari hasil observasi di MTs Manbail
Futuh 02 Bancar, diketahui bahwa rendahnya kemampuan pemecahan masalah
peserta didik dikarenakan pendidik menggunakan model pembelajaran yang
masih berpusat pada pendidik sehingga peserta didik merasa bosan. Pendidik
hanya berpatokan pada Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) matematika yang
dibeli dari penerbit sebagai bahan ajar pembelajaran, sehingga peserta didik
beranggapan bahwa pelajaran matematika adalah pelajaran yang sulit dan
banyak rumus yang harus diuraikan. Pendidik belum mampu mengembangkan
kreatifitasnya dalam membuat Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) yang
berbasis model pembelajaran guna meningkatkan kemampuan pemecahan
masalah peserta didik sehingga mengakibatkan peserta didik kurang aktif dan
kritis saat proses pembelajaran berlangsung, khususnya dalam materi aljabar.
Penelitian ini bertujuan mengembangkan Lembar Kerja Peserta Didik berbasis
model Problem Based Learning yang valid, praktis, dan efektif untuk
meningkatkan kemampuan pemecahan masalah pada materi bentuk aljabar
peserta didik kelas VII. Penelitian ini mengacu pada model pengembangan
Sivasailam Thiagarajan, Dorothy S. Sammel, dan Melvyn I. Sammel (1974)
yang dikenal dengan model 4-D yaitu Define (pendefinisian), Design
(perancangan), Develop (pengembangan), dan Disseminate (penyebaran).
Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas VII MTs Manbail Futuh 02
Bancar. Untuk menguji kualitas produk LKPD yang dikembangkan dilakukan
uji validitas, kepraktisan, dan keefektifan. Instrumen untuk uji kevalidan adalah
lembar validitas LKPD, untuk uji kepraktisan adalah lembar keterlaksanaan
LKPD, dan untuk uji keefektifan adalah lembar aktifitas pendidik, lembar
aktifitas peserta didik, angket respon peserta didik, serta lembar soal tes
kemampuan literasi numerasi peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan
bahwa LKPD berbasis PBL yang dikembangankan memenuhi kriteria valid
(>80), memenuhi kriteria praktis dengan rata-rata 77,05 %, serta memenuhi
kriteria efektif dari lembar obsevasi aktifitas pendidik rata-rata sebesar 73,07 %
dengan kategori baik, lembar observasi aktifitas peserta didik rata-rata sebesar
77,69% dengan kategori baik, angket respon peserta didik rata-rata sebesar
79,04% dengan kategori baik, tes kemampuan pemecahan masalah Pretest nilai
rata-rata sebesar 39,8% dan pada Posttest nilai rata-rata sebesar 70,27%.
Dengan koefisien korelasi sebesar 0,598 dengan nilai Sig. 0,000 > 0,05. Dan
kriteria pengambilan keputusan sebesar
No other version available