Electronic Resource
ANALISIS PENGGUNAAN PEWARNA ALAMI TERHADAP INDIKATOR Ph, TPC DAN KADAR PROTEIN TRASI UDANG REBON KERING (Acetes sp)
RINGKASAN
Banyaknya penggunaan pewarna sintetis rhodamin B pada produk terasi telah mendorong dilakukannya penelitian ini. Sebagai pewarna terasi dipilih pewarna alami yang berasal dari Beras merah, Kulit buah naga dan Kulit buah manggis, pewarna ini menghasilkan warna merah karena mengingat karakteristik dari warna terasi yang identik berwarna kemerahan.
Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium FAKANLUT UNIROW TUBAN tanggal 1 Juni sampai 1 Juli 2016. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kadar protein dan daya awet terhadap penambahan pewarna alami yang berbeda pada terasi udang rebon (Acetes sp).
Metode yang digunakan adalah metode eksperimental Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan tiga perlakuan dan tiga ulangan. Perlakuan tersebut adalah pemberian pewarna alami dari Beras merah (Oryza nivara), Kulit buah naga (Hylocereus undatus), Kulit buah manggis (Garcinia mangostana) dan terasi tanpa menggunakan pewarna, Parameter yang diamati adalah kadar protein dan daya awet. Peralatan yang digunakan: alat penjemur, bak, alat penumbuk, kertas lakmus, timbangan dll. Bahan yang digunakan: Udang rebon (Acetes sp) dan pewarna alami (Beras merah, Kulit buah naga dan kulit buah manggis).
Kata kunci: Terasi udang rebon kering (Acetes sp), pewarna alami, protein, daya awet
No other version available