Nilai yang diberikan guru terhadap siswa seolah diasumsikan sebagai prestasi yang mengambarkan kemampuan dalam memcahkan masalah, sementara dalam memberikan nilai rata-rata Guru hanya melihat nilai tugas dan nilai ujian seolah, Guru sering melupakan tugasnya sebagai observer sehingga proses penyelesaiannya soal dan latar belakang siswa termasuk gaya belajarnya tidak terpantau. Untuk mewujudkan …
xii, 84 Daftar Pustaka Lampiran