Peng.Masy. Prodi ilmu Politik
ANALISA BEBAN KERJA PADA DEPARTEMEN LABORATORY DENGAN METODE WORK LOAD ANALISIS (WLA) UNTUK MENENTUKAN JUMLAH TENAGA KERJA YANG OPTIMAL DI PT TRANS PASIFIC PETROCHEMICAL INDOTAMA - TUBAN
ABSTRAKSI
Produktivitas, efektiftas, dan efisiensi saat ini mendapatkan perhatian khusus dari perusahaan-perusahaan besar. Hal ini dapat dipenuhi apabila perusahaan melakukan pengaturan terhadap jadwal penyelesaian dengan sebaik-baiknya. Salah satu faktor yang berpengaruh agar permintaan dapat diselesaikan atau terpenuhi sesuai jadwal yang telah ditetapkan yaitu faktor waktu, pekerja atau tenaga kerja yang terlibat langsung didalam bagaian proses produksi.
Sebagai perusahan yang bergerak di bidang industri petrokimia dan migas salah satu faktor yang mempengaruhi adalah beban kerja yang diberikan oleh parusahaan. Untuk itu pihak perusahan harus memperhatikan beban kerja yang akan diberikan karyawan agar tercapai produktifitas yang optimal.
Untuk mengatasi masalah pengukuran beban kerja pada bagian laboratorium PT. Trans Pasific Petrochemical Indotama (PT. TPPI), maka dalam penelitian ini menggunakan metode Work Load Analysis (WLA). Metode ini akan memberikan informasi mengenai pengalokasian sumber daya manusia atau karyawan untuk menyelesaikan beban kerja yang ada.
Berdasarkan hasil pengukuran beban kerja pada bagian laboratorium PT. TPPI dengan menggunakan metode Work Load Analysis (WLA) dapat disimpulkan bahwa beban kerja pada area instrument satu, mempunyai rata-rata beban kerja sebesar 154.03%. pada area instrument dua, mempunyai rata-rata beban kerja sebesar 16.63%, dan pada area petroleum, mempunyai rata-rata beban kerja sebesar 37.84%. Sehingga perlu penambahan karyawan pada pada area instrument satu sebanyak 1 orang dan rata-rata beban kerjanya sebesar 77.02% dan area instrument dua juga perlu adanya penambahan karyawan sebanyak 1orang sehingga beban kerjanya menjadi 83.32%.
Kata kunci : Efisiensi, Beban Kerja, Work Load Analisis (WLA)
No other version available