TESIS PENDIDIKAN DASAR PASCA
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF APTITUDE TREATMENT INTERACTION UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA SMP
ABSTRAKSI
Nur Faizah 2016 : Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Aptitude Treatment Ineraction Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Siswa SMP
Pembimbing : 1. Dr. Heny Sulistyaningrum, M.Pd
2. Puji Rahayu M.Pd
Kata Kunci : kooperatif aptitude treatment interaction
Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa, siswa bosan terhadap pembelajaran konvensional yang disajikan oleh guru, dan siswa tidak dapat mengaitkan konsep-konsep matematika yang telah dimilikinya terhadap konsep-konsep baru. Untuk menyelesaikan masalah tersebut, guru perlu menerapkan pembelajaran matematika lebih melibatkan peran aktif siswa, sehingga peneliti memilih menggunakan model pembelajaran Kooperatif Aptitude Treatment Interaction dapat dijadikan sebagai salah satu alternatif untuk memperbaiki kualitas pembelajaran dan sebagai salah satu pembelajaran yang menangani individu tertentu sesuai dengan kemampuannya untuk meningkatkan hasil belajar matematika siswa SMP.
Jenis penelitian ini adalah hasil Tindakan kelas (PTK) yang terdiri dari 2 siklus. Setiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi . Subyek penelitian ini adalah kelas VIII C SMP Negeri 2 Kragan yang berjumlah 36 siswa semester genap Tahun pelajaran 2015/2016. Penelitian ini bertujuan untuk menguji adanya peningkatan hasil belajar matematika serta untuk mengetahui besar peningkatan hasil belajar matematika siswa SMP setelah diterapkan model pembelajaran Kooperatif Aptitude Treatment Interaction.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Kooperatif Aptitude Treatment Interaction terbukti mampu meningkatkan hasil belajar matematika siswa SMP Negeri 2 Kragan tahun pelajaran 2015/2016. Hal ini dapat ditunjukkan dari nilai rata-rata dan persentase belajar dari data awal, siklus I rata-rata nilai yang diperoleh adalah 68,75, dan siklus II rata-rata nilai yang diperoleh adalah 83,19. Sedangkan untuk ketuntasan belajar klasikal pada tiap-tiap siklus yaitu siklus I diperoleh persentase ketuntasan belajar klasikal sebesar 61,11%, pada siklus II diperoleh persentase ketuntasan belajar klasikal meningkat sebesar 94,44%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif Aptitude Treatment Interaction dapat meningkatkan hasil belajar matematika siswa SMP Negeri 2 Kragan tahun pelajaran 2015/2016 pada semester genap.
No other version available