TESIS PENDIDIKAN DASAR PASCA
PENERAPAN PENDEKATAN SAVI (SOMATIC, AUDITORY, VISUALIZATION, INTELLECTUALY) DENGAN TEKNIK PROBING PROMPTING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS SISWA
ABSTRAK
Zumaroh, Arfin Siti. 2017 : Penerapan Pendekatan SAVI (Somatic, Auditory,
Visualization, Intellectualy) dengan teknik Probing
Prompting untuk Meningkatkan Kemampuan
Komunikasi Matematis Siswa
Pembimbing : Dr. Warli,M.Pd dan Tanti Nawangsari,S.Si,M.Pd
Kata kunci : Pendekatan SAVI, teknik probing prompting,
kemampuan komunikasi matematis
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kemampuan komunikasi matematis dan aktivitas siswa yang relatif rendah. Penyebabnya adalah kurang variatifnya pendekatan dan teknik dalam proses pembelajaran didalam kelas. Untuk mengantisipasi hal tersebut, peneliti tertarik melakukan penelitian tentang penerapan pendekatan SAVI dengan teknik probing prompting untuk meningkatkan kemampuan komunikasi matematis siswa. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan peningkatan kemampuan komunikasi matematis dan aktivitas siswa setelah penerapan pendekatan SAVI dengan teknik Probing Prompting pada pokok bahasan segiempat kelas VII-A SMP Negeri 7 Tuban tahun ajaran 2016/2017.
Jenis Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek penelitian ini adalah kelas VII-A SMP Negeri 7 Tuban tahun pelajaran 2016/2017 semester genap.Teknik pengumpulan data yaitu metode tes dan metode observasi. Instrumen penelitian ini berupa soal tes kemampuan komunikasi matematis dan lembar observasi aktivitas siswa. Teknis analisis data statistika deskriptif yaitu dengan menghitung ketuntasan belajar klasikal untuk data kemampuan komunikasi matematis dan persentase aktivitas siswa.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran matematika dengan pendekatan SAVI dengan teknik probing prompting dapat meningkatkan kemampuan komunikasi matematis dan aktivitas siswa. Hal ini ditunjukkan dengan rata-rata skor pada pra siklus 5.81 dan persentase kemampuan komunikasi matematis adalah 0%. Rata-rata skor siklus I adalah 12.08 dan persentasenya adalah 72%. Rata-rata skor pada siklus II adalah 13.27 dan persentase kemampuan komunikasi matematis adalah 80.55%. Rata-rata skor siklus III adalah 14.72 dan persebtase kemampuan komunikasi matematis adalah 97.22%. Aktivitas siswa mengalami peningkatan pada setiap siklusnya dengan persentase nilai rata-rata pada pra siklus 49.67%; pada siklus I adalah 59.59%; siklus II sebesar 73.28% dan siklus II sebesar 88.76%.
No other version available