TESIS PENDIDIKAN DASAR PASCA
ANALISIS KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA BERBENTUK SOAL CERITA PADA SISWA KELAS VII
ABSTRAKSI
Sherly, Raffelia. 2017 : Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Berbentuk Soal Cerita pada Siswa Kelas VII
Pembmbing I : Mu?jizatin Fadiana, S.Si., M.Pd.
Pembimbing II : Edy Nurfalah, S.Pd., M.Sc.
Kata Kunci : Pemecahan Masalah, Soal Cerita
Pemecahan masalah mengutamakan proses dan strategi yang dilakukan siswa dalam penyelesaian masalah daripada hanya sekedar hasilnya sehingga akan berdampak positif pada pemahaman konsep dan kreativitas siswa. Mayoritas siswa SMP Negeri 4 Tuban kesulitan dalam memecahkan suatu permasalahan yang diberikan oleh guru. Siswa juga mengalami kesulitan dalam menyelesaikan soal matematika dalam bentuk cerita yaitu memahami masalah, memahami bahasa, apa yang ditanyakan dalam soal, dan dalam perhitungan. Siswa kesulitan menafsirkan soal cerita ke dalam kalimat matematika terutama pada langkah pemecahan masalah. Sehingga diperlukan sebuah alternatif analisis kemampuan pemecahan masalah matematika berbentuk soal cerita terhadap siswa kelas VII menggunakan tahapan pemecahan masalah Polya.
Tujuan yang ingin dicapai dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kemampuan pemecahan masalah siswa kelas VII SMP Negeri 4 Tuban dalam menyelesaikan soal cerita matematika. Jenis penelitian adalah deskriptif dengan menggunakan data kuantitatif. Subjek penelitian yaitu semua siswa kelas VII F SMP Negeri 4 Tuban tahun pelajaran 2016/2017 yang berjumlah 36 siswa. Pengambilan data dilakukan melalui tes dan wawancara dengan teknik analisis data statistik deskriptif yang dikembangkan berdasarkan indikator kemampuan pemecahan masalah berdasarkan tahapan pemecahan masalah Polya.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa dengan kemampuan pemecahan masalah tinggi mampu memahami masalah dengan baik, mampu menyusun rencana dan menggunakan rencana tersebut untuk menyelesaikan masalah serta melakukan perhitungan yang tepat sehingga diperoleh hasil yang benar, siswa juga mampu memeriksa kembali hasil yang diperoleh. Siswa dengan kemampuan pemecahan masalah sedang mampu memahami masalah dengan benar, mampu menyusun rencana walaupun ada rencana yang kurang dapat membantunya menyelesaikan soal dan hasil yang diperoleh kurang tepat serta mampu memeriksa kembali hasil yang diperoleh. Siswa dengan kemampuan pemecahan masalah rendah mampu memahami masalah, namun kurang mampu melakukan perencanaan penyelesaian masalah dengan baik, siswa kurang mampu melaksanakan pemecahan masalah sehingga memperoleh hasil yang salah, siswa tidak mampu melaksanakan tahap memeriksa kembali hasil hanya pada hasil.
No other version available