TESIS PENDIDIKAN DASAR PASCA
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TAI DENGAN TEKNIK PROBING PROMPTING UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA
ABSTRAKSI
Diny indah pratiwi, 2016 : Penerapan Model Pembelaran Kooperatif Tipe TAI dengan Teknik Probing Prompting untuk Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar Matematika
Dosen Pembimbing : 1. Dr. Warli M.Pd
2. Surawan S.Pd
Kata Kunci : Kooperatif Tipe TAI, Problem Prompting, Aktivitas, Hasil Belajar
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya aktivitas siswa dan hasil belajar matematika siswa SMP Negeri 2 Kerek pada bidang studi matematika. Salah satu penyebabnya adalah masih dilaksanakannya pembelajaran yang berpusat pada guru, sehingga siswa menjadi pasif dan kurang berpartisipasi dalam pembelajaran. Hal itu mengakibatkan rendahnya aktivitas dan hasil belajar siswa. Berdasarkan masalah tersebut, maka dibutuhkan suatu model pembelajaran sebagai alternatif untuk mengatasi masalah tersebut yaitu melalui model pembelajaran kooperatif tipe TAI(Team Asissted Individualization) dengan teknik probing prompting.
Penelitian ini bertujuan untuk 1). Mendiskripsikan peningkatan aktivitas siswa selama proses pembelajaran kooperatif tipe TAI (Team Assisted Individualization) dengan Teknik Probing Prompting. 2). Mendeskripsikan peningkatan hasil belajar siswa setelah penerapan pembelajaran kooperatif tipe TAI (Team Assisted Individualization) dengan Teknik Probing Prompting.
Penelitian ini dilaksanakan dikelas VII C SMP Negeri 2 Kerek Tahun Ajaran 2015/2016. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) dengan menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif. Data penelitian ini adalah data tentang aktivitas dan hasil belajar siswa
Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa aktivitas siswa pada siklus I, siklus II, siklus III, mengalami peningkatan. hasil aktivitas pada siklus I dikatakan tidak efektif, karena hanya terdapat 4 dari 8 indikator yang cukup efektif. Sedangkan siklus II, termasuk dalam kategori kriteria efektif, karena ada 6 dari 8 indikator yang efektif ,pada siklus III dikatakan bahwa aktivitas siswa telah memenuhi kriteria sangat efektif karena semua indikator sudah efektif. Pada setiap indikator dan termasuk dalam kategori sangat baik
Hasil belajar matematika siswa mengalami peningkatan disetiap siklusnya dengan ketuntasan belajar klasikal pada siklus I adalah 70,19% siklus II 80,17 % kemudian pada siklus III 95,34 % jadi dapat disimpulkan bahwa penerapan model kooperatif tipe TAI dengan teknik probing prompting dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar matematika siswa kelas VII C SMP Negeri 2 Kerek tahun ajaran 2015/2016
No other version available