Text
ANALISIS KEMAMPUAN BERFIKIR KRITIS SISWA YANG BERGAYA KOGNITIF REFLEKTIF DAN IMPULSIF PADA PEMBELAJARAN BIOLOGI MELALUI MODEL SQ3R (SURVAY, QUESTION, READ, RECITE, DAN REVIEW) DENGAN MEDIA KARTU BERGAMBAR
ABSTRAKSI
Arniyawati, 2017 : Analisis Kemampuan Berfikir Kritis Siswa yang Bergaya Kognitif Reflektif dan Impulsif pada Pembelajaran Biologi Melalui Model SQ3R (survay, question, read, recite, dan review) dengan Media Kartu Bergambar.
Dosen Pembimbing : 1. Dr. Imas Cintamulya, M.Si
2. Dr. Dede Nuraida, M.Si
Kata Kunci : berfikir kritis, gaya kognitif reflektif, gaya kognitif impulsif, SQ3R (SURVAY, QUESTION, READ, RECITE, DAN REVIEW), kartu bergambar.
Dalam kurikulum 2013 kemampuan berpikir kritis merupakan tuntutan yang harus dilaksanakan, tetapi pada kenyataannya proses pembelajaran dikelas belum memberdayakan keterampilan berpikir kritis siswa. kemudian selain berpikir kritis aspek lain yang perlu diperhatikan adalah aspek gaya kognitif. Rumusan masalah dari penelitian ini adalah bagaimana kemampuan berfikir kritis siswa pada pembelajaean Biologi melalui model SQ3R dengan media kartu bergambar ditinjau dari gaya kognitif reflektif, gaya kognitif impulsif.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan berfikir kritis siswa yang bergaya kognitif reflektif dan impulsif.
Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VII A SMP Negeri 4 Tuban sebanyak 23 siswa, dengan 13 siswa yang bergaya kognitif reflektif, dan 10 siswa yang bergaya kognitif impulsif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah teknik tes berupa MFFT (Matching Familiar Figures Test) yang dikembangkan oleh warli (2010) untuk mengetahui gaya kognitif dan tes berfikir kritis yang mengacu pada indikator Ennis (2011), selanjutnya data tentang berfikir kritis siswa yang bergaya kognitif reflektif dan impulsif, dianalisi dengan menggunakan statistik non parametrik melalui uji Mann-Whitney.
Hasil dalam penelitian ini menunjukkan persamaan antara siswa yang bergaya kognitif reflektif dengan siswa yang bergaya kognitif impulsif dalam kemampuan berfikir kritis siswa, karena hasil yang di proleh siswa yang bergaya reflektif sama dengan siswa yang bergaya impulsif hal ini dikarenakan pada subjek penelitian ini di ambil dari sampel kelas VII A yang mana kelas tersebut adalah kelas pilihan (unggulan). Dengan demikian dapat disimpulkan kemampuan berpikir kritis siswa yang bergaya kognitif reflektif tidak ada perbedaan dengan siswa yang bergaya kognitif impulsif pada pembelajaran Biologi melalui model SQ3R (survay, question, read, recite, dan review) dengan media kartu bergambar.
No other version available