Laporan Penelitian Dosen
PENINGKATAN HASIL BELAJAR KONSEP ENERGI PADA MATA PELAJARAN IPA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KUANTUM PADASISWA KELAS IV SDN 2 BANJAREJO KECAMATAN BANJAREJO KABUPATEN BLORA TAHUN PELAJARAN 2015/2016
ABSTRAK
Mulyanti, 2016:Peningkata Hasil Belajar KonsepEnergiPadaMataPelajaran IPA Melalui Model PembelajarankuantumPadaSiswa Kelas IV SDN 2 Banjarejo Kecamatan Banjarejo Kabupaten Blora Tahun Pelajaran 2015/2016
Pembimbing : Dr. Dede Nuraida,M.Si,
Ifa Seftia Rakhma Widiyanti M.Pd
Kata Kunci : Hasil Belajar, IPA, Model PembelajaranKuantum
Keberhasilansuatu proses pembelajaransalahsatunyaditentukanolehguru,Guru dituntutuntukmenguasaimateripelajarandanmampumenyajikandenganbaikkepadapesertadidik. Jikadiperhatikansalahsatumatapelajaran yang kurangdiminatisiswadalampenyampaiannyaadalahmatapelajaranilmupengetahuanalam (IPA), gunamencapaitujuanpembelajaranmaka guru harusmemiliki model yang sesuaidenganmatapelajaran yang akandiajarkan. Penelitianinibertujuanuntukmendiskripsikan hasil belajar,aktivitas guru dan aktivitas siswa selama pembelajaran berlangsungdenganmenggunakanmodelpembelajarankuantummata pelajaran IPA tentangenergypanasdanbunyi,
Jenis penelitian yang digunakan yaitu Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Sedangkan waktunya selama dua bulan yaitu bulan September, Oktober 2016. Subyek adalah siswa kelas IV SDN 2 Banjarejo Kecamatan Banjarejo Kabupaten Blora tahun pelajaran 2015/2016, yang berjumlah 20 siswa.Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan teknik wawancara, teknik tes, teknik observasi, dan teknik dokumentasi. Teknik ini digunakan karena peneliti ingin mengumpulkan dan menganalisis informasi atau bukti ? bukti yang diperoleh peneliti dari objek yang diteliti.Instrumen yang digunakan yaitu lembar tes,lembarobservasiaktivitas siswa, lembar observasi aktivitas guru dan dokumentasi termasuk Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), sedangkan analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif yang bertujuan untuk mendeskripsikan ketuntasan hasil belajar siswa.
Berdasarkanhasilpenelitiandiketahuibahwa, padakondisiawalberdasarkan hasil wawancara dengan guru kelas IV hasil ulangan siswa pada bab sebelumnya diperolehsiswamasihsangatrendah. Dari data statistik yang telahditunjukkanpadalampiran,nilai rata-rata prasiklussebesar 60 dimana masih dibawah KKM yang telah ditetapkan yaitu 68. Padasiklus I dimana guru melakukanperbaikandenganmenerapkan model pembelajaranKuantumdalampembelajaran IPA, dapatdilihatpadanilai rata-rata siswapada siklus Imeningkatmenjadi 69,5 dengan presentase ketuntasan belajar secara klasikal sebesar 55%. Padasiklus II inisiswamenjadisangataktifdalammengikutipembelajaran,sehingganilairata-rata yang diperolehmeningkat menjadi 85 dengan presentase ketuntasan belajar secara klasikal sebesar 100%. Dapat disimpulkan bahwa dengan menerapkan model pembelajaran yang tepat dapat meningkatkan semangat belajar siswa dalam mengikuti pembelajaran dan dapat menghasilkan suatu pembelajaran yang diharapkan.
ABSTRAK
Mulyanti, 2016:Peningkata Hasil Belajar KonsepEnergiPadaMataPelajaran IPA Melalui Model PembelajarankuantumPadaSiswa Kelas IV SDN 2 Banjarejo Kecamatan Banjarejo Kabupaten Blora Tahun Pelajaran 2015/2016
Pembimbing : Dr. Dede Nuraida,M.Si,
Ifa Seftia Rakhma Widiyanti M.Pd
Kata Kunci : Hasil Belajar, IPA, Model PembelajaranKuantum
Keberhasilansuatu proses pembelajaransalahsatunyaditentukanolehguru,Guru dituntutuntukmenguasaimateripelajarandanmampumenyajikandenganbaikkepadapesertadidik. Jikadiperhatikansalahsatumatapelajaran yang kurangdiminatisiswadalampenyampaiannyaadalahmatapelajaranilmupengetahuanalam (IPA), gunamencapaitujuanpembelajaranmaka guru harusmemiliki model yang sesuaidenganmatapelajaran yang akandiajarkan. Penelitianinibertujuanuntukmendiskripsikan hasil belajar,aktivitas guru dan aktivitas siswa selama pembelajaran berlangsungdenganmenggunakanmodelpembelajarankuantummata pelajaran IPA tentangenergypanasdanbunyi,
Jenis penelitian yang digunakan yaitu Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Sedangkan waktunya selama dua bulan yaitu bulan September, Oktober 2016. Subyek adalah siswa kelas IV SDN 2 Banjarejo Kecamatan Banjarejo Kabupaten Blora tahun pelajaran 2015/2016, yang berjumlah 20 siswa.Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan teknik wawancara, teknik tes, teknik observasi, dan teknik dokumentasi. Teknik ini digunakan karena peneliti ingin mengumpulkan dan menganalisis informasi atau bukti ? bukti yang diperoleh peneliti dari objek yang diteliti.Instrumen yang digunakan yaitu lembar tes,lembarobservasiaktivitas siswa, lembar observasi aktivitas guru dan dokumentasi termasuk Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), sedangkan analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif yang bertujuan untuk mendeskripsikan ketuntasan hasil belajar siswa.
Berdasarkanhasilpenelitiandiketahuibahwa, padakondisiawalberdasarkan hasil wawancara dengan guru kelas IV hasil ulangan siswa pada bab sebelumnya diperolehsiswamasihsangatrendah. Dari data statistik yang telahditunjukkanpadalampiran,nilai rata-rata prasiklussebesar 60 dimana masih dibawah KKM yang telah ditetapkan yaitu 68. Padasiklus I dimana guru melakukanperbaikandenganmenerapkan model pembelajaranKuantumdalampembelajaran IPA, dapatdilihatpadanilai rata-rata siswapada siklus Imeningkatmenjadi 69,5 dengan presentase ketuntasan belajar secara klasikal sebesar 55%. Padasiklus II inisiswamenjadisangataktifdalammengikutipembelajaran,sehingganilairata-rata yang diperolehmeningkat menjadi 85 dengan presentase ketuntasan belajar secara klasikal sebesar 100%. Dapat disimpulkan bahwa dengan menerapkan model pembelajaran yang tepat dapat meningkatkan semangat belajar siswa dalam mengikuti pembelajaran dan dapat menghasilkan suatu pembelajaran yang diharapkan.
ABSTRAK
Mulyanti, 2016:Peningkata Hasil Belajar KonsepEnergiPadaMataPelajaran IPA Melalui Model PembelajarankuantumPadaSiswa Kelas IV SDN 2 Banjarejo Kecamatan Banjarejo Kabupaten Blora Tahun Pelajaran 2015/2016
Pembimbing : Dr. Dede Nuraida,M.Si,
Ifa Seftia Rakhma Widiyanti M.Pd
Kata Kunci : Hasil Belajar, IPA, Model PembelajaranKuantum
Keberhasilansuatu proses pembelajaransalahsatunyaditentukanolehguru,Guru dituntutuntukmenguasaimateripelajarandanmampumenyajikandenganbaikkepadapesertadidik. Jikadiperhatikansalahsatumatapelajaran yang kurangdiminatisiswadalampenyampaiannyaadalahmatapelajaranilmupengetahuanalam (IPA), gunamencapaitujuanpembelajaranmaka guru harusmemiliki model yang sesuaidenganmatapelajaran yang akandiajarkan. Penelitianinibertujuanuntukmendiskripsikan hasil belajar,aktivitas guru dan aktivitas siswa selama pembelajaran berlangsungdenganmenggunakanmodelpembelajarankuantummata pelajaran IPA tentangenergypanasdanbunyi,
Jenis penelitian yang digunakan yaitu Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Sedangkan waktunya selama dua bulan yaitu bulan September, Oktober 2016. Subyek adalah siswa kelas IV SDN 2 Banjarejo Kecamatan Banjarejo Kabupaten Blora tahun pelajaran 2015/2016, yang berjumlah 20 siswa.Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan teknik wawancara, teknik tes, teknik observasi, dan teknik dokumentasi. Teknik ini digunakan karena peneliti ingin mengumpulkan dan menganalisis informasi atau bukti ? bukti yang diperoleh peneliti dari objek yang diteliti.Instrumen yang digunakan yaitu lembar tes,lembarobservasiaktivitas siswa, lembar observasi aktivitas guru dan dokumentasi termasuk Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), sedangkan analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif yang bertujuan untuk mendeskripsikan ketuntasan hasil belajar siswa.
Berdasarkanhasilpenelitiandiketahuibahwa, padakondisiawalberdasarkan hasil wawancara dengan guru kelas IV hasil ulangan siswa pada bab sebelumnya diperolehsiswamasihsangatrendah. Dari data statistik yang telahditunjukkanpadalampiran,nilai rata-rata prasiklussebesar 60 dimana masih dibawah KKM yang telah ditetapkan yaitu 68. Padasiklus I dimana guru melakukanperbaikandenganmenerapkan model pembelajaranKuantumdalampembelajaran IPA, dapatdilihatpadanilai rata-rata siswapada siklus Imeningkatmenjadi 69,5 dengan presentase ketuntasan belajar secara klasikal sebesar 55%. Padasiklus II inisiswamenjadisangataktifdalammengikutipembelajaran,sehingganilairata-rata yang diperolehmeningkat menjadi 85 dengan presentase ketuntasan belajar secara klasikal sebesar 100%. Dapat disimpulkan bahwa dengan menerapkan model pembelajaran yang tepat dapat meningkatkan semangat belajar siswa dalam mengikuti pembelajaran dan dapat menghasilkan suatu pembelajaran yang diharapkan.
No other version available