Laporan Penelitian Dosen
PENERAPAN MODEL RELATING, EXPERIENCING, APPLYING, COOPERATING AND TRANSFERING (REACT) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA MATERI PERUBAHAN LINGKUNGAN DAN PENGARUHNYA SISWA KELAS IV SEMESTER II SDN KUMPULREJO II KECAMATAN BANGILAN KABUPATEN TUBAN TAHUN PELAJARAN 2016/2017
ABSTRAKSI
Riyaningsih. 2017 : Penerapan ModelRelating, Experiencing, Applying, Cooperating and Transfering (REACT) untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPA Materi Perubahan Lingkungan dan Pengaruhnya Siswa Kelas IV Semester II SDN Kumpulrejo II Kecamatan Bangilan Kabupaten Tuban Tahun Pelajaran 2016/2017.
Pembimbing : Dr. Supiana Dian Nurtjahyani, M.Kes.
AnggunWinata, S.Si.,S.Pd., M.Pd.
Kata kunci : ModelRelating, Experiencing, Applying, Cooperating and Transfering(REACT), Hasil belajar.
Berdasarkan observasi awal pelaksanaan pembelajaran IPA di kelas IV SDN Kumpulrejo II Kecamatan Bangilan Kabupaten Tuban, menunjukkan bahwa guru masih menggunakan metode ceramah dalam pembelajaran IPA, sehingga siswa kurang tertarik dengan pelajaran IPA dan cepat merasa bosan. Akibatnya hasil belajar masih rendah. Kondisi tersebut memerlukan suatu perbaikan pembelajaran yang lebih inovatif dan menarik bagi siswa. Peneliti berkolaborasi dengan guru kelas mengambil solusi untuk melaksanakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) menggunakan model Relating, Experiencing, Applying, Cooperating and Transfering (REACT ) untuk meningkatkan hasil belajar.
Penelitian ini dilakukan dengan tujuan yaitu ingin mengetahui hasil belajar siswa, aktivitas siswa, aktivitas guru. Dengan rumusan masalah tersebut penelitian ini dilakukan menerapkan model Relating, Experiencing, Applying, Cooperating and Transfering (REACT).
Penelitian yang dilakukan dengan menggunakan penelitian tindakan kelas dengan tahapan perencanaan, pelaksanakan tindakan, observasi, dan refleksi. Penelitian dilakukan sebanyak tiga siklus yakni siklus I, siklus II dan siklus III. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV SDN Kumpulrejo Kecamatan Bangilan Kabupaten Tuban.
Hasil penelitian ini adalah hasil belajar siswa pada siklus I mencapai persentase ketuntasan belajar sebesar 52%, Sedangkan sisanya yakni 48%. Hasil belajar siswa pada siklus II kemudian meningkat, yakni mencapai persentase ketuntasan belajar sebesar 68% Sedangkan sisanya yakni 32%.Hasil belajar siswa pada siklus III meningkat lagi, yakni mencapai persentase ketuntasan belajar sebesar 92% sedangkan sisanya yakni 8%. Aktivitas siswa pada siklus I yakni mencapai persentase 62,45% berkriteria cukup baik. Sedangkan pada siklus II aktivitas siswa mencapai 72,25% berkriteria baik. Aktivitas siswa pada siklus III yakni mencapai 74,75% berkriteriabaik. Hasil aktivitas guru pada siklus I mencapai 61,25% berkriteria cukup baik dan siklus II mencapai 71,25% berkriteria baik sedangkan siklus III meningkat mencapai 81,25% berkriteria baik.
No other version available