Penelitian Dosen
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE MAKE A MATCH DENGAN MEDIA KARTU PASANGAN UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA MATA PELAJARAN KEWIRAUSAHAAN KELAS XI TPM SMK NEGERI 3 TUBAN TAHUN PELAJARAN 2016/2017
ABSTRAKSI
Nur Faizati Husnia, 2017 : Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Make A Match untuk Meningkatkan Hasil Belajar siswa pada Mata Pelajaran Kewirausahaan Kelas XI TPM B SMKN 3 Tahun Pelajaran 2016/2017
Pembimbing I : Dra. Candra Aeni, M.Pd
Pembimbing II : Mario Fahmi Syahrial, S.Pd, M.Pd
Kata Kunci :Model Pembelajaran Make A Match, Hasil Belajar
Permasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya aktivitas siswa dalam proses pembelajaran Kewirausahaan, sehingga berpengaruh pada hasil belajar siswa yang belum optimal.Tujuan dari penelitian ini untuk mendeskripsikan aktivitas guru dan aktivitas belajar siswa dalam mengikuti pembelajaran Kewirausahaan dengan model pembelajaran kooperatif tipe Make A Match, dan mendeskripsikan hasil belajar siswa setelah diterapkannya model pembelajaran kooperatif tipe Make A Match pada mata pelajaran Kewirausahaan SMKN 3 Tuban.
Model belajar mencari pasangan (Make A Match) termasuk bagian dari belajar kooperatif yang praktek pelaksanaannya adalah belajar dalam kelompok kecil dengan menumbuhkan kerja sama secara maksimal melalui kegiatan pembelajaran dua orang di dalamnya. Model pembelajaran ini mempunyai prinsip bahwa berpikir berdua jauh lebih baik dari pada berpikir sendiri.
Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan selama 3 siklus yang mengacu pada prosedur penelitian tindakan yaitu: planning, action, observation, dan reflection. Penelitian inidilaksanakan di SMK Negeri 3 Tuban. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas XI TPM B tahun pelajaran 2016/2017 yang berjumlah 30 siswa, dan observer (guru mata pelajaran Kewirausahaan dan mahasiswa Pendidikan Ekonomi angkatan 2013). Teknik dan instrumen pengumpulan data dalam penelitian ini adalah wawancara, daftar dokumentasi tentang aktivitas guru dan siswa, lembar observasi, dan tes evaluasi (post test). Analisis data dilakukan dengan cara mengolah skor hasil Tes Mata pelajaran yang diajarkan/ yang diterapkan dalam penelitian.
Pada siklus 1 aktivitas guru memperoleh prosentase sebesar 43.9 %, siklus II 66.7 %, dan siklus III 89.39 %. sedangkan Aktivitas Siswa Pada siklus I memperoleh Prosentase Sebesar 40.9 %, siklus II 66.04 %, Dan siklus III 90.8 %. Dan Hasil Belajar Pada Siklus I memperoleh Prosentase sebesar 65.83 %, Siklus II 72.66 %, Dan Siklus III 90.66 %.
No other version available