CD-ROM
PERAMALAN PRODUKSI PADI MENGGUNAKAN METODE LEAST SQUARE DI DESA LERANWETAN KECAMATAN PALANG KABUPATEN TUBAN
ABSTRAK
Sari, I. I. 2017 : Peramalan Produksi Padi Menggunakan Metode Least Square Di Desa Leranwetan Kecamatan Palang Kabupaten Tuban
Pembimbing I : Edy Nurfalah S.Pd., M.Sc.
Pembimbing II : Eriska Fitri Kurniawati, M.Pd.
Kata Kunci : Peramalan, Metode Least Square, Mean Absolute Deviation (MAD), Mean Absolute Persentage Error (MAPE)
Indonesia merupakan negara yang memiliki tanah subur. Hal ini dapat dibuktikan dengan mudahnya ditemukan lahan pertanian dan perkebunan. Sebagian besar daerah Jawa Timur merupakan lahan yang cocok digunakan untuk bercocok tanam, terutama tanaman padi. Salah satu daerah penghasil padi di Jawa Timur adalah Kabupaten Tuban yaitu di Desa Leranwetan Kecamatan Palang. Namun, luasnya lahan ini tidak diimbangi dengan konsistennya hasil panen padi. Hasil panennya setiap tahun selalu berubah-ubah jumlahnya. Oleh karena itu, sebuah prediksi sangat diperlukan untuk mengetahui gambaran di masa depan hasil produksi padi akan meningkat atau menurun.
Peneliti menerapkan Metode Least Square untuk memprediksi produksi padi. Untuk menghitung nilai error dari peramalan digunakan Mean Absolute Deviation (MAD) dan Mean Absolute Persentage Error (MAPE). Penelitian ini menggunakan data hasil panen tahunan Desa Leranwetan Kecamatan Palang Kabupaten Tuban dari tahun 2000 sampai dengan tahun 2016. Hasil akhir dari penelitian ini adalah sebuah model peramalan menggunakan Metode Least Square yaitu Y =1249,52941+72,1323529(X). Dari model peramalan tersebut didapatkan peramalan produksi padi pada tahun 2017 sebanyak 2.475,779412 ton, tahun 2018 sebanyak 2.547,911765 ton, tahun 2019 sebanyak 2.620,044116 ton, tahun 2020 sebanyak 2.692,176496 ton, tahun 2021 sebanyak 2.764,308822 ton, tahun 2022 sebanyak 2.836,441175 ton, tahun 2023 sebanyak 2.908,573528 ton, tahun 2024 sebanyak 2.980,705881 ton, tahun 2025 sebanyak 3.052,828234 ton, dan tahun 2026 sebanyak 3.124,970586 ton.
No other version available