Transparency
REPRESENTASI KETIDAKADILAN GENDER DALAM NOVEL ( STUDI ANALISIS WACANA PADA NOVEL GADIS PANTAI KARYA PRAMODYA ANANTA TOER)
ABSTRAKSI
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Representasi Ketidakadilan Gender Dalam Novel (Analisis Wacana Pada Novel Gadis Pantai Karya Pramoedya Ananta Toer).
Penelitian ini dilaksanakan di kota Tuban selama kurang lebih tiga bulan, yaitu sejak bulan Mei 2017 hingga Agustus 2017. Tipe penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan cara penulisan deskriptif.
Pengumpulan data berupa novel Gadis Pantai karya Pramoedya Ananta Toer serta sejumlah data yang terkait dengan objek penelitian yang dikaji seperti seperti berita-berita terkait, biografi penulis/penerjemah dan dokumen-dokumen lainnya. Penelitian pustaka dengan mengkaji dan mempelajari berbagai literature yang berkaitan dengan permasalahan yang diteliti untuk mendukung asumsi sebagai landasan teori permasalahan yang dibahas. Analisis data yang digunakan peneliti dalam penelitian ini adalah analisis wacana yang dikembangkan oleh Sara Mills.
Hasil penelitian, pada dasarnya, Pram mengangkat ketidakadilan yang dialami oleh perempuan dalam novel ini. Salah satu caranya adalah dengan menggambarkan pelanggaran hak-hak maupun pendiskreditan keberadaan mereka. Melalui Gadis Pantai, Pram ingin mengingatkan kita bahwa semua orang mempunyai hak yang sama dan orang lain harus menghormati hak-hak tersebut tanpa melihat status, jabatan, suku, bangsa, maupun jenis kelaminnya. Pramoedya mencoba mengungkapkan ketidaksetujuan/penentangannya terhadap segala bentuk tindakan diskriminasi. Pramoedya yang menentang diskrimkriminasi termasuk juga diskriminasi terhadap perempuan dipengaruhi oleh orang-orang yang berada di lingkungannya, terutama Gadis Pantai yang mempengaruhi penggambaran tokohnya. Melalui tokoh Gadis Pantai Pramoedya memrepresentasikan ketidakadilan gender dalam karyanya.
Kata Kunci : Analisis Wacana, Ketidakadilan Gender, Novel
No other version available