Electronic Resource
PENGARUH DOSIS PROBIOTIK KOMERSIAL DAN LAMA WAKTU FERMENTASI YANG BERBEDA PADA LIMBAH PADAT SURIMI JENIS ITOYORI TERHADAP KANDUNGAN NUTRISI SEBAGAI ALTERNATIF TEPUNG IKAN
RINGKASAN
ALFIYATUR ROHMAH NPM : 1309130004 PENGARUH DOSIS PROBIOTIK KOMERSIAL DAN LAMA WAKTU FERMENTASI YANG BERBEDA PADA LIMBAH PADAT SURIMI JENIS ITOYORI TERHADAP KANDUNGAN NUTRISI SEBAGAI ALTERNATIF TEPUNG IKAN.
Salah satu faktor yang menentukan keberhasilan para pembudidaya ikan adalah penyediaan pakan, namun penyediaan pakan sering menjadi kendala karena biaya yang tinggi. Salah satu alternatif pemecahan masalah tersebut adalah dengan cara membuat sendiri pakan ikan dengan bahan baku yang mudah diperoleh, murah, bergizi tinggi berupa tepung ikan sebagai bahan dasar pembuatan pakan ikan.
Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh pemberian dosis probiotik komersial dan lama waktu fermentasi yang berbeda pada limbah padat surimi jenis Itoyori terhadap kandungan nutrsi sebagai alternatif tepung ikan, dan untuk mengetahui kandungan nutrisi pada limbah padat surimi jenis Itoyori yang telah mengalami perlakuan penambahan dosis probiotik dan lama waktu fermentasi yang berbeda dapat digunakan sebagai alternatif tepung ikan. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Universitas PGRI Ronggolawe (UNIROW) Tuban. Adapun waktu penelitian yaitu 03 Mei sampai 05 Juni 2017. Materi penelitian ini yaitu limbah padat surimi jenis Itoyori. Bahan yang digunakan yaitu limbah padat surimi jenis Itoyori, probiotik komersial jenis raja lele, molase dan aquades.
Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan Rancangan Acak Kelompok (RAK). Perlakuan terdiri atas penambahan probiotik komersial sebanyak 0%, 6%, 9%, dan 12% serta lama waktu fermentasi 3 hari, 7 hari, dan 14 hari dengan masing-masing perlakuan dilengkapi 3 kali ulangan. Parameter yang diamati adalah kandungan nutrisi dengan kondisi anaerob. Data dianalisis dengan Analysis of Variance (ANOVA) dan untuk mengetahui perlakuan terbaik digunakan Uji BNT dengan selang kepercayaan 95%.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian dosis probiotik dan lama waktu fermentasi yang berbeda pada limbah padat surimi jenis Itoyori menghasilkan kenaikan pada kadar protein kasar dari 56,087% menjadi 69,966%, kenaikan lemak kasar dari 4,507% menjadi 5,177%, kenaikan kadar abu dari 9,227% menjadi 10,055%, dan penurunan kadar air dari 11,450% menjadi 9,610% yang itu artinya terdapat perbedaan yang sangat nyata dengan ditunjukkan Fhitung > Ftabel 1% dan dapat disimpulkan bahwa H1 diterima dan H0 ditolak dan hasil dari limbah padat surimi yang sudah difermentasi dapat dijadikan sebagai alternatif tepung ikan. Dan hasil terbaik diperoleh pada perlakuan D9H7 dengan nilai protein 69,966%, lemak 5,177%, kadar air 9,610%, dan kadar abu 10,042%.
Kata kunci : Probiotik, Fermentasi, Kandungan Nutrisi, Itoyori
No other version available