Electronic Resource
EFEKTIFITAS EKSTRAK BUAH MAJAPAHIT (Crescentia cujete L) DENGAN DOSIS YANG BERBEDA TERHADAP RESPON IMUN UDANG VANNAMEI (Litopenaeus vannamei) YANG TERINFEKSI BAKTERI Vibrio harveyi
RINGKASAN
NURUL ROHMAD NPM. 1309130020 EFEKTIFITAS EKSTRAK BUAH MAJAPAHIT (Crescentia cujete L) DENGAN DOSIS YANG BERBEDA TERHADAP RESPON IMUN UDANG VANNAMEI (Litopenaeus vannamei)
YANG TERINFEKSI BAKTERI Vibrio harveyi. Di bawah Bimbingan Sri Rahmaningsih, S.Pi., M.P. dan Dr. Suwarsih, S.Pi., M.Si.
Status kesehatan udang vannamei (Litopenaeus vannamei) yang menurun salah satunya disebabkan oleh bakteri Vibrio harveyi. Alternatif yang digunakan untuk mengatasi permasalahan serangan penyakit adalah dengan penambahan imunostimulan sebagai pakan suplemen. Bahan alami buah majapahit (Crescentia cujete L) sebagai imunostimulan dapat dilakukan dengan menganalisa aktifitas fagositosis, total haemocyte count dan differential haemocyte count. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh dosis terbaik dan efektifitas penggunaan ekstrak buah majapahit sebagai imunostimulan pada udang vannamei yang terinfeksi bakteri Vibrio harveyi.
Kegunaan penelitian ini adalah sebagai informasi ilmiah dalam melakukan kajian ilmiah bidang imunostimulan dan bidang penyakit. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium FAKANLUT UNIROW TUBAN tanggal 25 April-25 Mei 2017. Materi utama yang digunakan dalam penelitian ini adalah dosis ekstrak buah majapahit yang berbeda sebagai imunostimulan ditinjau dari aktifitas fagositosis, total haemocyte count dan differential haemocyte count yang telah terinfeksi bakteri Vibrio harveyi. Bahan dan alat yang digunakan dalam penelitian ini adalah : Udang vannamei, ekstrak buah majapahit, bakteri Vibrio harveyi, triplan blue, EDTA, metanol, aquades, toples, blender, timbangan, yellow tip, eppendorf, vortex, centrifuge, preparat, haemocytometer, gelas ukur, erlemenyer, beaker glass, mikropipet, alat suntik, hot plate, cover glass, mikroskop, aerator, DO meter, pH meter dan refrakto meter.
Metode yang digunakan adalah metode eksperimental Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 3 kali ulangan. Perlakuan tersebut adalah kontol (O), A (ekstrak buah majapahit 7,5g/kg), B (ekstrak buah majapahit 10g/kg) dan C (ekstrak buah majapahit 12,5g/kg). Analisa data dengan menggunakan uji F.
Berdasarkan hasil analisa uji F aktifitas fagositosis dan sel hyalin menunjukkan bahwa Fhitung > F 5% artinya terdapat perbedaan yang nyata. Hasil analisa uji F total haemocyte count menunjukkan bahwa Fhitung > F 1% artinya terdapat perbedaan yang sangat nyata, tetapi tidak berpengaruh nyata pada sel semi granular dan sel granular bahwa Fhitung < F 5% . Hal ini berarti pemberian ekstrak buah majapahit sebagai imunostimulan berpengaruh terhadap sistem imun udang yang terinveksi bakteri Vibrio harveyi.
Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa ekstrak buah majapahit mampu meningkatkan aktifitas fagositosis, total haemocyte count dan differential haemocyte count pada udang vannamei dan disarankan perlu dilakukan penelitian lanjutan pada interval waktu dan dosis yang berbeda sehingga dapat diketahui masa aktif ekstrak buah majapahit dalam meningkatkan imun udang vannamei.
No other version available