Multimedia
PEMANFAATAN AIR PERASAN KULIT UBI JALAR UNGU (Ipomoea batatas L.) SEBAGAI BAHAN PEWARNA ALTERNATIF PADA PENGAMATAN MIKROSKOPIS INTI SEL Paramecium
ABSTRAKS
Diiba, Afuzal F. 2014 : Pemanfaatan Air Perasan Kulit Ubi Jalar Ungu (Ipomoea batatas L.) sebagai Bahan Pewarna Alternatif pada Pengamatan Mikroskopis Inti Sel Paramecium
Dosen Pembimbing : 1. Dr. Supiana Dian N., M.Kes.
2. Sriwulan, S.Pd., M.Si.
Kata Kunci : Air Perasan Kulit Ubi Jalar Ungu (Ipomoea batatas L.), Pengamatan mikroskopis, Paramecium
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh terbatasnya keberadaan dan penggunaan pewarna sintetik pada kegiatan pengamatan mikroskopis protozoa (Paramecium) yang dilakukan di laboratorium-laboratorium. Hal ini dikarenakan harga pewarna sintetik yang mahal sehingga tidak semua laboratorium yang ada memilikinya. Karena itu, peneliti memilih menggunakan pewarna alternatif sebagai pengganti pewarna sintetik (lugol) yang keberaannya terbatas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh penggunaan pewarna alternatif perasan kulit ubi jalar ungu (Ipomoea batatas L.) terhadap pengamatan mikroskopis inti sel Paramecium.
Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah Paramecium yang diperoleh dari air genangan dan air rendaman jerami. Sampel dalam penelitian ini adalah sebanyak 25 ekor Paramecium. Pada penelitian ini menggunakan 5 perlakuan dan 5 kali ulangan. Dimana konsentrasi perasan kulit ubi jalar ungu yang telah dilarutkan kedalam alkohol 96% berturut-turut yaitu L1 (25%), L2 (50%), L3 (75%), L4 (100%), dan L0 sebagai kontrol dengan menggunakan lugol. Perlakuan tersebut dilakukan untuk mengetahui konsentrasi mana yang memiliki kualitas paling baik sebagai pengganti pewarna sintetik (lugol). Untuk mengetahui perbedaan perlakuan yang paling baik terhadap kegiatan pengamatan mikroskopis Paramecium sebelumnya dianalisis dengan uji Kruskal-Wallis.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada pengaruh perbedaan konsentrasi perasan kulit ubi jalar ungu terhadap pengamatan mikroskopis inti sel Paramecium Konsentrasi perlakuan yang memiliki kualitas paling baik yaitu pada konsentrasi 50% (L2).Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa perasan kulit ubi jalar ungu (Ipomoea batatas L.) dapat digunakan sebagai pewarna alternatif pada pengamatan mikroskopis inti sel Paramecium.
No other version available