Penelitian Dosen
PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN INDEX CARD MATCH UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN EKONOMI KELAS X ? B SMA NURUL ANWAR PAKEL MONTONG TAHUN PELAJARAN 2016/2017
ABSTRAKSI
Eka Zuliana Dewi Lestari, 2017 : Penerapan Metode Pembelajaran Index Card Match untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas X-B SMA Nurul Anwar Pakel-Montong
Pembimbing I : Dr. Dumiyati, M.Pd
Pembimbing II : Ridaul Innayah, S.Pd.,M.Pd
Kata Kunci : Pembelajaran Index Card Match, Hasil Belajar
Tujuan dari penelitian tindakan kelas ini adalah untuk mendeskripsikan penerapan metode pembelajaran Index Card Match pada mata pelajaran ekonomi siswa kelas X-B SMA Nurul Anwar Pakel-Montong tahun pelajaran 2016/2017. Hal ini terdapat kendala-kendala yang dialami oleh guru saat pembelajaran berlangsung yaitu siswa kurang aktif dalam menyampaikan pendapat yang mengakibatkan hasil belajar kurang maksimal.
Subyek penelitian ini adalah siswi kelas X-B SMA Nurul Anwar Pakel-Montong tahun pelajaran 2016/2017 yang berjumlah 21 siswi. Pengumpulan data penelitian menggunakan metode wawancara, observasi, dokumentasi, dan tes. Penelitian ini menggunakan metode pembelajaran Index Card Match dan dilaksanakan sebanyak 3 siklus, masing-masing siklus terdiri dari 4 tahap yaitu, perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, pengamatan/observasi, dan refleksi. Sebelum dilaksanakannya penelitian, hasil belajar kurang maksimal. Hal itu dapat dilihat dari nilai semester ganjil yang rata-rata nilai siswa 70%, dengan presentase ketuntasan 61,90%. Hasil penelitian diperoleh bahwa pada sikus I guru mulai menerapkan metode pembelajara Index Card Match dan rata-rata nilai tes siswa 74% dengan persentase ketuntasan 66,66%. Persentase aktivitas guru pada siklus I sebesar 54,68%, sedangkan aktivitas siswa pada siklus I 56,48. Sedangkan pada siklus II adalah perbaikan dari kekurangan siklus I sebelumnya. Pada siklus II nilai yang diperoleh siswa dengan rata-rata mencapai 95,23% dengan persentase ketuntasan siswa sebesar 95,23%. Persentase aktivitas guru pada siklus II sebesar 75%, sedangkan persentase aktivitas siswa pada siklus II sebesar 66,99%. Pada siklus III nilai siswa mengalami peningkatan dengan rata-rata nilai siswa 92,8% dengan persentase ketuntasan 100%. Persentase aktivitas guru pada siklus III mencapai 90,6%, sedangkan persentase aktivitas siswa pada siklus III mencapai 80,42%.
No other version available