Text
?PENGARUH KONSENTRASI EKSTRAK DAUN SIRIH TERHADAP MORTALITAS LARVA NYAMUK AEDES AEGYPTI SEBAGAI BAHAN PEMBUATAN PETUNJUK PRAKTIKUM PADA MATERI INSECTA?
ABSTRAKSI
Suryanti, Lilis. 2017 :Pengaruh Konsentrasi Ekstrak Daun Sirih Terhadap Mortalitas Larva Nyamuk Aedes Aegypti Sebagai Bahan Pembuatan Petunjuk Praktikum Pada Materi Insecta
Pembimbing :
1. Dr. Supiana Dian N, M.kes
2. Ir. Hernik Pujiastutik, M.Pd
Kata Kunci : Ekstrak Daun Sirih, Mortalitas, Aedes aegypti
Demam Berdarah Dengue (DBD) adalah penyakit menular yang disebabkan oleh virus dengue dan ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti. Penggunaan insektisida sintetik (kimia) dikenal sangat efektif, relatif murah, mudah dan praktis tetapi berdampak negatif terhadap lingkungan hidup. Penggunaan insektisida memiliki dampak buruk bagi lingkungan dan kesehatan manus, sehubungan dengan masalah tersebut, maka perlu dilakukan suatu usaha untuk mendapatkan pestisida alternative yang efektif untuk membasmi nyamuk, tetapi tidak menimbulkan efek samping terhadap lingkungan. Pestisida alternative dapat diperoleh dari bahan alam, salah satunya dengan memanfaatkan daun sirih (Piper betle L). Bukan hanya itu dengan penelitian ini diharapkan nantinya akan bisa dimanfaatkan sebagai alternative petunjuk prakikum pada materi keanekaragaman hayati. Sesuai latar belakang tersebut maka rumusan masalah pada penelitian ini adalah: 1) Bagaimana pengaruh ekstrak daun sirih (Piper betle L) terhadap mortalitas larva nyamuk Aedes aegypti. 2) Pada konsentrasi berapakah ekstrak dun sirih (Piper betle L) yang paling efektif terhadap mortalitas larva nyamuk Aedes aegypti. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ekstrak daun sirih terhadapmortalitas larva nyamuk Aedes aegyptidan konentrasi berapakah yang paling efektif terhadap mortalitas larva nyamuk Aedes aegypti.
Jenis penelitian inia dalah penelitian eksperimen dengan menggunakan rancangan percobaan RAL (rancangan acak lengkap) dengan 5 perlakuan 5 ulangan. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Biologi Universitas PGRI Ronggolawe (unirow) Tuban. Hasil pengamatan yang diperoleh berupa jumlah larva nyamuk Aede saegypti yang mati.Hasil yang diperoleh diuji dengan uji ANAVA satu jalur dan selanjutnya diuji BNT untuk mengetahui perlakuan yang berbeda signifikan.
Pembuatan ekstrak daun sirih didapat dari menghaluskan daun sirih dan dicampur dengan aquades, perlakuan yang diberikan dengan konsentrasi ekstrak 0%, 15%, 30%, 45%, dan 60%. Hasil yang paling optimal adalah dengan pemberian ekstrak dengan konsentrasi 60% yang mengahasilkan rerata kematian sebesar 88%. Sedangkan pada pelakuan kontrol menghasilkan rerata terendah yaitu sebesar 0%. Dengan adanya pengaruh konsentrasi ekstrak daun sirih terhadap mortalitas larva nyamuk Aedes aegypti, maka penelitian ini dapat dijadikan sebagai bahan petunjuk praktikum Biologi Sekolah Menengah Atas (SMA) kelas X semester genap pada materi insecta.
No other version available