Realia
Meningkatkan Kemampuan Anak dalam Mencetak melalui Media Buah- buahan pada Anak Kelompok B Di PGIT Al-Uswah Kecamatan Jatirogo Kabupaten Tuban Tahun pelajaran 2016-2017
Penelitian tindakan kelas di PGIT Al-Uswah Desa Sadang Kecamatan Jatirogo Kabupaten Tuban dilaksanakan karena rendahnya kemampuan motorik halus pada anak, anak lebih cepat bosan dan kurang hati-hati dalam kegiatan belajar motorik halus.Sedangkan motorik halus usia dini merupakan dasar untuk perkembangan motorik selanjutnya. Masalah tersebut di selesaikan dengan kegiatan mencetak dengan media buah-buahan, karena mencetak dapat meningkatkan keterampilan anak, memancing kreativitas anak dan melatih konsentrasi anak.
Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah penerapan media buah- buahan dapat meningkatkan kemampuan anak dalam mencetak pada anak kelompok B di PGIT Al-Uswah kecamatan Jatirogo Kabupaten Tuban Tahun pelajaran 2016-2017.Adapun tujuan penelitian: untuk mengetahui penerapan media buah-buahan dalam meningkatkan kemampuan anak dalam mencetak pada anak kelompok B di PGIT Al-Uswah Kecamatan Jatirogo Kabupaten Tuban Tahun pelajaran 2016/2017.
Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas dengan 3 siklus dengan Tahapan perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi.Subyek Penelitian ini adalah anak usia 4 tahun di PGIT Al-Uswah Kecamatan Jatirogo Kabupaten Tuban yang berjumlah 16 anak, 6 laki-laki dan 10 perempuan. Instrumen pengumpulan data pada penelitian ini dengan metode unjuk kerja,observasi dan dsokumentasi, serta teknik analisa data menggunakan diskriptif kualitatif dengan prosentase ketuntasan individu 65% ketuntasan kelas 85%.
Hasil penelitian ini menunjukan adanya peningkatan kemampuan anak dalam mencetak buah-buahan. Hal ini dapat diketahui ketuntasan klasikal pada prasiklus mecapai 12,5 % atau 2 anak dan yang tidak tuntas 14 anak, pada siklus I mencapai 25% atau 4 anak dan yang tidak tuntas 12 anak, pada Siklus II 62,5% atau 10 anak dan yang tidak tuntas 6 anak, dan pada siklus III sebesar 93,75% atau 15 anak dan yang tidak tuntas 1 anak, menunjukkan meningkatkan kemampuan anak dalam mencetak dari data observasi siklus I sebesar 1,94 , siklus II sebesar 2,53 dan siklus III sebesar 2,92. Kesimpulannya dengan kegiatan mencetak dapat meningkat dengan diterapkan media buah-buahan.
No other version available