Laporan Penelitian Dosen
PENGGUNAAN ALAT PERAGA KINCIR ANGIN UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA KELAS III SDN TAWANGREJO
ABSTRAKSI
Sumiah.2017 : Penggunaan Alat Peraga Kincir Angin untuk
Meningkatkan Hasil Belajar IPA Kelas III SDN Tawangrejo
Dosen : Lilik Mawartiningsih, M.Pd dan Sri Cacik,M.Pd
Kata kunci : Hasil Belajar, IPA, Alat peraga kincir angin
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar IPA materi energi gerak siswa kelas III SDN Tawangrejo Kecamatan Sarang Kabupaten Rembang. Hal itu ditunjukkan oleh banyaknya siswa yang mendapat nilai di bawah KKM. Sehingga perlu dilakukan penelitian tentang proses pembelajaran dengan menggunakan alat peraga kincir angin.
Tujuan dari penelitian ini adalah (1) untuk mendeskripsikan hasil belajar siswa kelas III SDN Tawangrejo Kecamatan Sarang Kabupaten Rembang setelah menggunakan alat peraga kincir angin. (2) untuk mendeskripsikan aktivitas guru selama pembelajaran IPA dengan alat peraga kincir angin. (3) untuk mendeskripsikan aktivitas siswa selama pembelajaran IPA dengan alat peraga kincir angin. (4) untuk mendeskripsikan respon siswa setelah menggunakan alat peraga kincir angin.
Penelitian ini merupakan jenis penelitian tindakan kelas yang terdiri dari 2 siklus dan setiap siklusnya memiliki 4 tahapan yaitu: tahap perencanaan, tindakan, pengamatan, dan refleksi. Penelitian ini dilaksanakan di SDN Tawangrejo Kecamatan Sarang Kabupaten Rembang Tahun Pelajaran 2016/2017 dengan subyek penelitian kelas III sebanyak 26 siswa. Teknik pengambilan data dalam penelitian ini yaitu tes, observasi dan angket. Instrumen yang digunakan adalah lembar tes, lembar aktivitas siswa, dan angket respon siswa.
Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa melalui alat peraga kincir angin dapat meningkatkan hasil belajar IPA materi energi gerak pada kelas III SDN Tawangrejo Tahun Pelajaran 2016/2017. Hal ini dapat dilihat dari : (a) nilai tertinggi, (b) nilai terendah, (c) siswa yang hasil belajarnya di atas KKM, dan (d) rata-rata kelas. Pada siklus I nilai tertinggi 85, nilai terendah 40, siswa yang mendapatkan nilai diatas KKM ada 19 siswa dan rata-rata hasil belajar siswa 66 dengan presentase 73%, aktivitas guru 25% aktivitas siswa 26%. Sedangkan di siklus II nilai tertinggi yaitu 90, nilai terendah 60, siswa yang mendapatkan nilai diatas KKM ada 25 siswa dan rata-rata hasil belajar siswa 75 dengan persentase ketuntasan 96%, aktivitas guru rata-rata 31%, aktivitas siswa rata-rata 33% dan respon siswa menunjukkan dari 26 siswa ada 88,7% yang menjawab ?ya? dan menjawab ?tidak? sebesar 11,3%. Berdasarkan penelitian yang diperoleh dapat dikatakan bahwa penggunaan alat peraga kincir angin dalam pembelajaran IPA dapat meningkatkan hasil belajar siswa materi energi gerak pada siswa kelas III SDN Tawangrejo Kecamatan Sarang Kabupaten Rembang Tahun Pelajaran 2016/2017.
No other version available