Skripsi Ilmu Perikanan
STUDI KASUS GENDER SEBAGAI KONSTRUKSI BUDAYA DALAM NOVEL ?GADIS PANTAI? KARYA PRAMOEDYA ANANTA TOER
ABSTRAK
Yetik Lusiana, 2017 : Studi Kasus Gender Sebagai Konstruksi Budaya Dalam Novel ? Gadis Pantai? Karya Pramoedya Ananta Toer.
Pembimbing : 1. Dra. Sri Yanuarsih, M.Pd
2. Drs. I Wayan Letreng, M.Pd
Kata Kunci : Gender, Ketidakadilan Gender, Konstruksi budaya, Feminisme.
Karya sastra merupakan ungkapan pribadi manusia yang berupa pengalaman, dan perasaan senantiasa menarik untuk dikaji. Penelitian terhadap karya sastra tidak hanya dibaca, tetapi diperlukan pemahaman yang mendalam agar dapat menemukan makna yang terdalam. Karya sastra merupakan sarana untuk berkomunikasi antara pengarang dan pembaca atau penikmat karya sastra. Karya sastra diciptakan oleh sastrawan dengan maksud dan hasil dapat dinikmati oleh orang lain. Sehingga munculah sebuah cerita tentang kehidupan sesorang yang mengalami ketidakadilan gender. Seperti pernelitian ini mengangkat tentang studi kasus gender sebagai konstruksi budaya dalam novel Gadis Pantai karya Pramoedya Ananta Toer.
Berdasarkan latar belakang masalah di atas muncul tiga maslah yaitu, (1). Bagaimanakah gender dalam novel ?Gadis Pantai? karya Pramoedya Ananta Toer?; (2) Bagaimanakah ketidakadilan gender dalam novel ?Gadis Pantai? karya Pramoedya Ananata Toer meliputi: Bagaimanakah gender dan Marginalisasi atau proses pemiskinan ekonomi pada tokoh perempuan dalam novel ?Gadis Pantai? karya Pramoedya Ananta Toer? Bagaimanakah gender dan subordinasi atau anggapan tidak penting dalam keputusan politik pada tokoh perempuan dalam novel ?Gadis Pantai? karya Pramoedya Ananta Toer? Bagaimanakah pembentukan stereotype atau melalui pelabelan negatif pada tokoh perempuan dalam novel ?Gadis Pantai? karya Pramoedya Ananta Toer? Dan Bagaimankan gender dan kekerasan dalam novel Gadis Pantai karya Pramoedya Ananta Toer?; (3) Bagaimanakah konstruksi budaya dalam novel ?Gadis Pantai? karya Pramoedya Ananta Toer?
Penelitian ini bertujuan (1) mendeskripsikan gender pada tokoh perempuan dalam novel ?Gadis Pantai? karya Pramoedya Ananta Toer; (2) mendeskripsikan ketidakadilan gender dalam novel Gadis Pantai karya Pramoedya Ananta Toer,; (3) mendeskripsikan konstruksi budaya dalam novel ?Gadis Pantai? karya Pramoedya Ananta Toer.
Untuk mempermudah penganalisisan, penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif, yakni penelitian yang berupaya memberikan gambaran tentang suatu konsep atau gejala melalui uraian kalimat. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran obyektif tentang studi kasus gender sebagai konstruksi budaya dalam novel Gadis Pantai karya Pramoedya Ananta Toer.
Berdasarkan hasil pembahasan dapat disimpulkan bahwa Gadis Pantai merupakan tokoh utama wanita dalam novel ?Gadis Pantai? karya Pramoedya Ananta Toer. Watak tokoh utama wanita novel karya ?Gadis Pantai? Pramoedya Ananta Toer digambarkan sebagai pribadi yang penurut, karena ia rela menderita demi mewujudkan keinginan orang tuanya, ia di nikahkan dengan Bendoro dengan harapan ia akan bahagia sekaligus mengangkat derajat Emak dan Bapaknya. Berdasarkan hasil penelitian ini, disarankan penelitian ini dapat menjadi jembatan bagi munculnya penelitian baru dan dapat menambah referensi penelitian sastra berikutnya yang menggunakan teori feminisme khususnya ketidakadilan gender dan Patriarki dalam novel tersebut. Selain itu, novel ?Gadis Pantai? hendaknya dapat ditelaah lebih lanjut dengan menggunakan teori dan pendekatan lain misalnya psikologi sastra karena dilihat dari segi gagasan ceritanya menarik untuk dikaji dan belum pernah dianalisis secara khusus dengan tinjauan pendekatan psikologi sastra untuk mengetahui aspek kepribadian yang dialami oleh tokoh utama.
No other version available