Skripsi Ilmu Perikanan
PENINGKATAN KEMAMPUAN BERNEGOSIASI MELALUI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THE POWER OF TWO PADA SISWA KELAS X MA SALAFIYAH MERAKURAK TAHUN PELAJARAN 2016/2017
ABSTRAKSI
Liyawati, 2017 : Peningkatan Kemampuan Bernegosiasi Melalui Pembelajaran Kooperatif Tipe The Power Of Two pada Siswa Kelas X MA Salafiyah Merakurak Tahun Pelajaran 2016/ 2017
Pembimbing I : Dr. Moh. Mu?minin, M. Pd
Pembimbing II : Yunita Suryani, M. Pd
Kata Kunci : Peningkatan Bernegosiasi dan Kooperatif Tipe The Power Of Two
Pada umunnya kebanyakan dari siswa SMA masih mengalami kesulitan dalam bernegosiasi dengan truktur negosiasi dan tuturan dalam bernegosiasi yang tepat. Hal ini juga dialami oleh sebagian besar siswa MA salafiyah Merakurak. Hal tersebut disinyalir karena rendahnya kretivitas guru dalam menentukan teknik pembelajaran bernegosiasi kepada siswa. Rasa kurang percaya diri gugupnataupun grogi senantiasa melingkupi diri siswa setiap pembelajaran berlangsung. Kejadian seperti ini merupakan permasalahan yang perlu segera ditemukan alternatif pemecahanya. Dengan demikian, pembelajaran bernegosiasi suatu sarana yang dapat digunakan siswa untuk mengembangkan potensi bernegosiasi. Salah satu upaya yan dapat dijadikan alternatif pemecahan masalah tersebut dengan mengunakan pembelajaran kooperatif tipe the power of two.
Berdasarkan uraian diatas, permasalahn yang diungkap dalam penelitian ini adalah 1) Bagaimanakah kemampuan bernegosiasi siswa kelas X MA Salafiyah Merakurak Tahun Pelajaran 2016/2017?.2)Bagaimanakah kemampuan bernegosiasi melalui pembelajaran kooperatif tipe the power of two pada siswa kelas X MA Salafiyah Merakurak Tahun Pelajaran 2016/2017? 3. Bagaimanakah peningkatan kemampuan bernegosiasi melalui pembelajaran kooperatif tipe the power of twopada siswa kelas X MA Salafiyah Merakurak Tahun Pelajaran 2016/2017?. Tujuan penelitian ini yaitu 1). Kemampuan bernegosiasi siswa kelas X MA Salafiyah Merakurak Tahun Pelajaran 2016/ 2017.2) Kemampuan bernegosiasi sebelum mengunakan pembelajaran kooperatif tipe the power of two siswa kelas X MA Salafiyah Merakurak tahun pelajaran 2016/2017. 3) Peningkatan kemampuan bernegosiasi melalui pembelajaran kooperatif tipe the power of two siswa kelas X MA Salafiyah Merakurak Tahun Pelajaran 2016/ 2017.
Penelitian ini merupakan penelitian yang berbasis kelas. Dengan demikian, metode yang digunakan adalah metode penelitian kelas ( PTK ) yang meliputi dua siklus. Tiap- tiap siklus terdiri atas empat tahap, yaitu 1). Perencanaan, 2). Tindakkan, 3) Observasi, 4). Refleksi. Data penelitian diambil melalui tes dan nontes. Alat pengambilan data tes yang digunakan berupa instrumen tes perbuatan yang berisi aspek aspek kriteria kenilaian kemampuan bernegosiasi berupa penilaian performansi. Alat pengambilan data nontes yang digunakan berupa pedoman observasi, wawancara, dokumentasi foto dan vidio. Selanjutnya data dianalisis secara kuantitatif dan kualitatif.
Berdasarkan analisis data penlaian, disimpulkan bahwa dengan menggunakan pembelajaran kooperatif tipe the power of two, ketrampilan bernegosiasi meningkat sebesar 70,3% pada siklus I. Pada siklus I, nilai rata-rata yang diperoleh siswa sebesar 71,8% dari jumlah nilai 2084. Sedangkan pada siklus II hasil yang dicapai 89,0% dari jumlah nilai 2582.
Selanjutnya dari hasil penelitian tersebut saran yang dapat direkomendasikan antara lain 1). Bagi Guru diharapkan lebih tanggap dalam menghadapi kesulitn siswa selama pembelajaran dan mencari solusi yang terbaik untuk mengatasinya. Dan dengan adanya pembelajran kooperatif tipe the power of two ini diharapkan mampu membantu guru untuk bertindak cepat dalam mengatasi masalah pembelajaran yang selama ini dirasa sulit bagi siswa. 2). Bagi Peneliti disarankan untuk menambah wawasan dan pengetahuan khususnya yang berkaitan dengan PTK dan diharapkan dapat menerapkan media atau teori yang telah diperoleh dengan melakukan penelitian langsung di sekolah, yakni berkolaborasi dengan guru untuk memecahkan maslah permasalahan yang ada dalam pembelajaran di kelas dan sekaligus memberikan solusi bagi peningkatan kualitas proses dan hasil pembelajaran. 3) Bagi Siswa Siswa diharapkan dapat lebih terampil dan berani dalam bernegosiasi dengan cara lebih banyak berlatih menggunakan bahasa yang santun dan benar.
No other version available