Laporan Penelitian Dosen
Peningkatan Hasil Belajar IPA Materi Daur Air Melalui Metode Simulasi pada Kelas V Sekolah Dasar Negeri Simo No. 204 Kecamatan Soko kabupaten Tuban Tahun Pelajaran 2016/2017
Pembelajaran IPA kurang efektif apabila menggunakan metode ceramah. Seperti yang terjadi pada siswa kelas V SD Negeri Simo kecamatan Soko kabupaten Tuban pada materi daur air. Hasil observasi dan wawancara dengan guru kelas V menyebutkan bahwa pada hasil ulangan harian mata pelajaran IPA materi daur air terdapat 20 siswa dari total 31 siswa yang memperoleh nilai dibawah KKM yang ditentukan yaitu 70. Kendala yang dihadapi disebabkan oleh beberapa faktor antara lain karena ketergantungan penggunaan metode ceramah serta rendahnya hasil belajar pada mata pelajaran IPA. Oleh karena itu penggunaan metode pembelajaran yang sesuai sangat diperlukan dalam meningkatkan hasil belajar pada mata pelajaran IPA materi daur air.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bagaimana hasil belajar siswa, aktivitas siswa, dan aktivitas guru pada pembelajaran IPA materi daur air di kelas V SD Negeri Simo kecamatan Soko kabupaten Tuban menggunakan metode simulasi.
Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dengan 3 siklus yang dilaksanakan pada siswa kelas V SD Negeri Simo kecamatan Soko kabupaten Tuban. Siklus I, siklus II, dan siklus III terdiri atas tahap perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu teknik tes dan non tes. Teknik tes berupa lembar evaluasi, sedangkan teknik non tes terdiri atas wawancara, observasi, dan dokumentasi. Instrumen penelitian terdiri dari lembar soal evaluasi, lembar wawancara, lembar observasi, dan data dokumentasi. Soal tes yang digunakan telah di uji validitasnya yaitu 10 soal valid dan tingkat reliabilitas 0,9867. Teknik analisis data yang digunakan yaitu teknik analisis data hasil belajar dan data hasil observasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa menggunakan metode simulasi dapat meningkatkan hasil belajar IPA materi daur air pada siswa kelas V SD Negeri Simo kecamatan Soko kabupaten Tuban. Hal ini dibuktikan dengan ketuntasan hasil belajar siswa meningkat dari 35,5% pada pra siklus, meningkat menjadi 54,83% pada siklus I, meningkat lagi menjadi 83,88% pada siklus II, dan kemudian meningkat lagi menjadi 100% pada siklus III. Berdasarkan hasil penelitian tersebut peneliti menyarankan agar dalam pelaksanaan pembelajaran IPA hendaknya guru menggunakan metode simlasi.
No other version available