Laporan Penelitian Dosen
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TPS DENGAN MEDIA PITA UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA SD
ABSTRAKSI
Permasalahan pokok yang terjadi di SDN 4 Jiken adalah hasil belajar siswa yang relatif masih rendah. Berdasarkan hasil observasi, nilai rata- rata UAS matematika 57, dengan ketuntasan KKM 31,25%. Proses pembelajaran matematika masih satu arah, membuat siswa merasa bosan, sehingga pembelajaran tidak menarik minat siswa dan berdampak pada rendahnya prestasi belajar siswa.
Salah satu alternatif memecahkan masalah tersebut adalah menggunakan model Think-Pairs-Share (TPS) dengan media pita.Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan peningkatan hasil belajar matematika, aktivitas siswa, kemampuan guru kelas IV SDN 4 Jiken Kecamatan Jiken Kabupaten Blora setelah diterapkan model pembelajaran TPS dengan media pita.
Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini dilaksanakan dalam 3 siklus. Subjek penelitian adalah seluruh siswa kelas IV SDN 4 Jiken tahun ajaran 2016/2017. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik analisis data yang digunakan adalah tes dan observasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar siswa meningkat.Hal ini dapat dilihat dari nilai rata- rata pada siklus I, II, dan III sebesar (61,25, 68,125, 80). Jadi ada peningkatan hasil belajar pada siklus II dan III sebesar (6,875 dan 11,875) dengan hasil ketuntasan belajar klasikal siklus I, II, dan III sebesar (43,75% , 62,5%, dan 93,75%). Jadi ada peningkatan ketuntasan klasikal pada siklus II dan III sebesar (21,75% dan 31,25%). Aktivitas siswa dalam pembelajaran matematika melalui penerapan model pembelajaran kooperatif TPS dengan media pita mengalami peningkatan rata- rata pada siklus I, II, dan III yaitu (66,25%, 73,75%, 85% ). Jadi ada peningkatan rata- rata siklus II dan III sebesar (7,5% dan 11,25% ). Ketrampilan guru dalam pembelajaran matematika melalalui penerapan model pembelajaran kooperatif TPS dengan media pita mengalami peningkatann yaitu pada siklus I, II,dan III dengan rata- rata skor pada (73,33, 80,83, 89,2). Jadi ada peningkatan rata- rata siklus II dan III sebesar (7,5 dan 8, 37).
No other version available