Skripsi Ilmu Perikanan
Peribahasa Masyarakat Jawa dalam Novel Pengakuan Pariyem Karya Linus Suryadi AG
ABSTRAKSI
Abidin Dinul, 2017 : Peribahasa Masyarakat Jawa dalam Novel Pengakuan Pariyem Karya Linus Suryadi AG
Pembimbing I : Dra. Wahyu Mlyani, M.Si., M.Pd.
Pembimbing II : Drs. Sarujin, M.Si., M.Pd.
Kata Kunci : Paribasan, Bebasan, dan Saloka Novel Pengakuan Pariyem
Masyarakat Jawa merupakan masyarakat yang memegang nilai-nilai kebudayaannya, budaya Jawa banyak sekali memberikan pelajaran, peringatan, dan juga pegangan dalam menjalani kehidupan, namun kini banyak masyarakat yang mulai lupa dengan budayanya sendiri. Berdasarkan alasan tersebut penulis terdorong untuk mengkaji novel (Pengakuan Pariyem) yang di dalamnya banyak sekali mengajarkan mengenai kultur budaya jawa terutama melalui peribahasa jawa dengan mengkaji dengan sisi antropologisnya.
Tujuan penelitian yang penulis lakukan ini adalah untuk mendeskripsikan dan mengkaji Peribahasa masyarakat Jawa yang meliputi paribasan, bebasan, dan saloka, serta hubungan manusia dengan peribahasa yang meliuti manusia dengan manusia, manusia dengan alam, dan manusia dengan Tuhan.
Metode yang digunakan dalam menganalisis novel Pengakuan Pariyem karya Linus Suryadi AG ialah metode deskriptif, yang mana dalam metode ini data yang di analisis berbentuk deskripsi dan tidak berupa angka-angka. Penelitian ini termasuk penelitian kualitatif, karena proses yang lebih di utamakan dalam penelitian ini tidak menggunakan prosedur statistik. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan antropologi sastra. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini, ialah teknik menggunkan teknik simak catat. Adapun teknik analisis datanya teknik korpus. Dan data yang digunkan adalah data primer, yaitu data yang telah tersedia dalam novel Pengakuan Pariyem karya Linus Suryadi AG.
Hasil dari analisis dalam novel Pengakuan Pariyem karya Linus Suryadi AG dapat ditemukan peribahasa masyarakt Jawa yaitu paribasan, bebasan dan saloka yang memberikan pelajaran, peringatan dan tuntunan kepada manusia dalam menjalani hidup serta hubungan peribahasa masyarakat Jawa dengan manusia yang meliputi hubungan manusia dengan manusia, manusia dengan alam, dan manusia dengan Tuhan.
Penulis menyadari bahwa dalam skripsi ini masih terdapat banyak kekurangan. Kekurangan tersebut tentunya dapat dijadikan hal yang dapat meningkatkan pada penelitian yang akan dilakukan selanjutnya. Akhirnya penulis berharap semoga skripsi ini dapat bermanfaat bagi para pembaca.
No other version available