Skripsi Ilmu Perikanan
Kajian Dialek Bahasa Jawa Pada Masyarakat Pegunungan di Desa Tegaldowo Kecamatan Gunem Kabupaten Rembang (Kajian Sosiolinguistik)
ABSTRAKSI
Ni?matul Fais Zhahrotul F. 2017 : Kajian Dialek Bahasa Jawa Pada Masyarakat Pegunungan di Desa Tegaldowo Kecamatan Gunem Kabupaten Rembang (Kajian Sosiolinguistik)
Dosen Pembimbing : 1. Dra. Wahyu Mulyani, M.Si.,M.Pd
2. Drs. H. Sarujin, M.Si.,M.Pd
Kata Kunci : Sosiolinguistik, Dialek
Sosiolinguistik sebagai cabang linguistik atau menempatkan kedudukan bahasa dalam hubungannya dengan pemakai bahasa di dalam masyarakat, karena kehidupan bermasyarakat manusia tidak lagi sebagai individu, akan tetapi sebagai masyarakat sosial yang sangat beragam. Akibat adanya keragaman sosial penutur itu, maka bahasa yang digunakan juga akan beragam, salah satu diantaranya adalah dialek.
Dialek dikaji dalam studi fonologi, sosiolinguistik, dan semantik. Penelitian ini bertujuan untuk medeskripsikan fonologi (bunyi ujar) dan makna leksikal bahasa jawa pada masyarakat pegunungan di desa Tegaldowo Kecamatan Gunem Kabupaten Rembang. Data yang diperoleh dari informan yang merupakan penduduk asli di desa Tegaldowo Kecamatan Gunem Kabupaten Rembang.
Dialek adalah varian sebuah bahasa yang adanya ditentukan oleh latar belakang si penutur. Bahasa memiliki ragam atau variasi salah satunya adalah dialek. Dialek merupakan salah satu kajian linguistik, yaitu dialektologi. Setiap daerah pasti memiliki kekhasan tersendiri, walaupun satu provinsi tapi berbeda desa pasti akan berbeda. Begitu pula di desa Tegaldowo Kecamatan Gunem Kabupaten Rembang ini memiliki dialek yang unik yyang berbeda dengan daerah lain. Desa Tegaldowo ini memiliki 6 dusun yaitu Ngelo, Ngelencong, Ngablak, Karang anyar, Tegaldowo, dan Dukoh.
Sosiolinguistik merupakan ilmu antar disiplin antara sosiologi dan linguistik, dua bidang ilmu empiris yang mempunyai kaitan yang sangat erat. Sosiologi merupakan kajian yang objektif dan ilmiah mengenai manusia di dalam masyarakat, dan mengenai lembaga-lembaga dan sosial yang ada di dalam masyarakat.
Analisis dialek pada masyarakat pegunungan di desa Tegaldowo Kecamatan Gunem Kabupaten Rembang ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, dalam arti bahwa data yang dianalisis berbentuk deskripsi dan tidak berupa angka-angka, jenis penelitian yang digunakan, yaitu jenis penelitian kualitatif, sebuah proses yang lebih ditonjolkan pada penelitian ini tidak menggunakan prosedur statistik. Teori yang digunakan adalah teori dialek. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini yaitu teknik simak, rekam, dan catat. Data yang digunakan adalah data primer dan sekunder.
Data hasil analisis tersebut dapat ditemukan dialek bahasa jawa ngoko, makna leksikal yang terdapat dalam tuturan masyarakat di desa Tegaldowo Kecamatan Gunem Kabupaten Rembang. Berdasarkan analisis data yang telah dilakukan telah ditemukan 50 data yang mangandung fonologi (bunyi ujar) dan makna leksikal. Data tersebut telah didefinisikan berdasarkan fonologi (bunyi ujar) dan makna leksikal.
No other version available