Penelitian Dosen
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TWO STAY TWO STRAY PADA MATA PELAJARAN EKONOMI SISWA KELAS X MA NEGERI TUBAN TAHUN PELAJARAN 2016/2017
ABSTRAKSI
Permasalahan dalam penelitian ini yaitu masih banyaknya permasalahan yang dihadapi guru saat melakukan kegiatan pembelajaran. Permasalahan tersebut antara lain yaitu masih banyak siswa yang berbicara sendiri dengan teman sebangku apabila guru sedang menyampaikan materi, siswa sulit diajak untuk berperan aktif dalam berpendapat, dalam hal ini maksudnya siswa cenderung diam pada saat guru bertanya dan siswa tidak berani bertanya kepada guru apabila ada materi yang kurang dipahami. Hal tersebut mengakibatkan hasil belajar siswa menjadi kurang maksimal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan aktivitas guru dan siswa serta hasil belajar siswa dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif two stay two stray pada mata pelajaran ekonomi siswa kelas X MA Negeri Tuban tahun pelajaran 2016/2017.
Penelitian ini merupakan jenis Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan sebanyak 3 siklus, masing-masing siklus terdiri dari 4 tahap, yaitu perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, pengamatan/observasi, dan refleksi. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas X MIPA 1 MA Negeri Tuban tahun pelajaran 2016/2017 sebanyak 38 siswa, 14 siswa laki-laki dan 24 siswa perempuan. Pengumpulan data penelitian menggunakan metode wawancara, observasi, dokumentasi, dan tes.
Hasil penelitian diperoleh bahwa pada siklus I guru mulai menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe two stay two stray dan rata-rata nilai tes siswa 72,63 dengan persentase ketuntasan 44,73%. Persentase aktivitas guru pada siklus I sebesar 48%, sedangkan aktivitas siswa pada siklus I 38,16%. Sedangkan pada siklus II adalah perbaikan dari kekurangan siklus I sebelumnya. Pada siklus II nilai yang diperoleh siswa dengan rata-rata mencapai 81,32 dengan persentase ketuntasan siswa sebesar 60,53%. Persentase aktivitas guru pada siklus II sebesar 61,45%, sedangkan persentase aktivitas siswa pada siklus II 53,70%. Pada siklus III nilai siswa mengalami peningkatan dengan rata-rata nilai siswa 92,10 dengan persentase ketuntasan siswa mencapai 89,47%. Persentase aktivitas guru pada siklus III mencapai 88,54%, sedangkan persentase aktivitas siswa pada siklus III mencapai 76,50%.
No other version available