Penelitian Dosen
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN CREATIVE PROBLEM SOLVING UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR KEWIRAUSAHAAN SISWA KELAS X SMK TJP TUBAN TAHUN PELAJARAN 2016/2017
ABSTRAKSI
Permasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya aktivitas siswa sehingga berpengaruh pada hasil belajar siswa yang belum optimal. Hal ini disebabkan siswa kurang aktif dalam menyampaikan ide/pendapatnya, sebagian siswa kurang percaya diri untuk berpikir sendiri dalam mengerjakan soal, sebagian siswa masih sulit untuk bekerja sama/sharing dengan siswa lain, sebagian siswa tidak mau bertanya apabila belum memahami materi sehingga hasil belajar siswa belum mencapai KKM. Oleh karena itu, pada penelitian ini mencoba menerapkan model pembelajaran creative problem solving untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa.
Tujuan dari penelitian ini untuk mendeskripsikan aktivitas guru dan aktivitas belajar siswa dalam mengikuti pembelajaran kewirausahaan dengan model pembelajaran creative problem solving dan mendeskripsikan hasil belajar siswa setelah diterapkannya model pembelajaran creative problem solving pada mata pelajaran kewirausahaan di SMK TJP Tuban.
Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan selama 3 siklus, dan mengacu pada prosedur penelitian tindakan yaitu: planning, action, observation, dan reflection. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas X tahun pelajaran 2016/2017 yang berjumlah 44 siswa, dan observer (guru mata pelajaran kewirausahaan dan mahasiswa pendidikan ekonomi angkatan 2013). Penelitian ini dilaksanakan di SMK TJP Tuban. Teknik dan instrumen pengumpulan data dalam penelitian ini adalah wawancara, lembar angket, daftar dokumentasi, lembar observasi, dan tes evaluasi (post test). Analisis data dilakukan dengan cara mengolah skor hasil pengamatan aktivitas guru, aktivitas belajar siswa, dan hasil belajar siswa dalam bentuk prosentase.
Hasil penelitian ini diperoleh data bahwa Aktivitas guru mengalami peningkatan yaitu pada siklus I sebesar 58,75%, siklus II sebesar 76,25%, dan siklus III sebesar 86,25%. Aktivitas siswa mengalami peningkatan yaitu pada skilus I sebesar 54,26%, siklus II sebesar 72,15%, dan siklus III sebesar 883,35% dan Hasil belajar siswa juga mengalami peningkatan yaitu pada skilus I sebesar 64,77%, siklus II sebesar 76,81%, siklus III sebesar 82,84%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran creative problem solving dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar kewirausahaan siswa kelas X SMK TJP Tubantahun ajaran 2016/2017.
No other version available