Penelitian Dosen
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN SUPERITEM PADA MATA PELAJARAN EKONOMI SISWA KELAS X SMA NEGERI I KEREK TUBAN TAHUN AJARAN 2016/2017
ABSTRAK
Penelitian ini didasari oleh kurangnya pemahaman siswa dalam mengerjakan materi kewirausahaan. Hal ini disebabkan oleh Sebagian siswa tidak mendengarkan guru menjelaskan materi pembelajaran, Hanya beberapa siswa yang aktif bertanya mengenai materi yang disampaikan oleh guru, Siswa nampak kurang berpartisipasi aktif dalam menyimpulkan materi yang telah dibahas, serta hanya beberapa siswa yang aktif menjawab pertanyaan sehingga hasil belajar siswa masih banyak yang belum mencapai KKM. Oleh karena itu, pada penelitian ini peneliti mencoba menerapkan dengan model pembelajaran superitem untuk meningkatkan hasil belajar siwa.
Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan 3 siklus ,dan mengacu pada prosedur penelitian tindakan kelas yaitu : perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X-A SMA N 1 Kerek semester genap. Waktu pelaksanaan penelitian tanggal April ? Mei 2017. Lokasi penelitian adalah di SMA N 1 Kerek yang terletak di Jl. Raya Kerek ?Montong, Desa Jarorejo ?Kerek. Data yang diperoleh dari hasil wawancara, lembar angket, dokumentasi, lembar observasi, dan evaluasi tes (post test ). Analisis data dilakukan dengan cara mengolah skor hasil pengamatan aktivitas guru dan aktivitas siswa, hasil belajar siswa dalam bentuk prosentase.
Dari penelitian ini diperoleh bahwa hasil aktivitas guru dan aktivitas siswa serta hasil belajar siswa pada mata pelajaran ekonomi kelas X-A SMA N 1 Kerek dengan menerapkan model pembelajaran superitem mengalami peningkatan. Hal ini terlihat pada (a) lembar observasi aktivitas guru mengelola KBM menunjukkan aktivitas guru meningkat yaitu siklus I sebesar 45,45%, siklus II sebesar 65,90% dan siklus III sebesar 80,68%. (b) lembar observasi aktivitas siswa meningkat yaitu siklus I sebesar 36,75%, siklus II sebesar 60,51% serta siklsu III sebesar 89,70%. (c) hasil belajar siswa meningkat yaitu siklus I sebesar 56,25% ,siklus II sebesar 68,75% dan siklus III sebesar 87,5%. Serta respon siswa terhadap pembelajaran menggunakan model pembelajaran superitem sebesar 64,3% sehingga dikategorikan efektif.
No other version available