Video Recording
PENERAPAN POLITIK HIJAU SEBAGAI GERAKAN SOSIAL DALAM PEMBANGUNAN LOKAL DI KABUPATEN TUBAN
Abstrak
Selain ketahanan pangan, program utama Pemerintah Indonesia adalah pengembangan ekonomi biru dan politik, yang berfokus pada kemaritiman sebagai keunggulan alam Indonesia. Sebagai negara kepulauan dengan garis pantai terpanjang di dunia dan 17.508 pulau yang membentang dari Sabang sampai Merauke, Indonesia menyimpan potensi kelautan dan pesisir yang luar biasa.
Dalam dua dekade terakhir, erosi dan abrasi pantai telah menyebabkan penurunan garis pantai di berbagai pantai Indonesia dan mengancam kehidupan masyarakat pesisir. Salah satunya adalah di pantai utara Tuban, yang telah mengalami abrasi dan sedimentasi dengan luasan sekitar 4200 m2. Berdasarkan RTRW Kabupaten Tuban diketahui bahwa di sepanjang pesisir Tuban terdapat banyak infrastruktur dan pusat-pusat kegiatan, seperti pelabuhan, pergudangan, industri, pemukiman, pariwisata dan jalan arteri primer Pantura yang menghubungkan antara Jawa Timur-Jawa Barat. Salah satu upaya untuk menyelamatkan kerusakan pantai utara Tuban adalah partisipasi masyarakat sipil. Mangrove Center Tuban adalah salah satu bentuk partisipasi aktif masyarakat sipil dalam mendukung penyelamatan pantai utara Tuban. Penelitian ini menggunakan pendekatan politik ekologi dan metode kualitatif dengan metode in-depth interview untuk mengumpulkan data dari informan seperti Tuban Pemerintah Daerah, pengelolaan yayasan, dan warga setempat. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan politik ekologi sebagai gerakan sosial yang dilakukan oleh Mangrove Center Tuban untuk menyelamatkan pantai utara Jenu dari abrasi. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi masukan kebijakan untuk Pemda Tuban dalam menyeimbangkan antara pembangunan dan ekosistem.
No copy data
No other version available