Peng.Masy. Prodi ilmu Politik
ANALISA PERENCANAAN AGREGAT UNTUK MEMINIMALKAN BIAYA PRODUKSI DI PT. BINTANG KARYA LAUT REMBANG
ABSTRAKSI
PT. Bintang Karya Laut merupakan salah satu perusahaan yang bergerak di bidang manufaktur, dimana perusahaan tersebut memproduksi dan menjual produk olahan ikan (surimi). PT. Bintang Karya Laut merupakan salah satu perusahaan pengekspor surimi. Ketidakpastian permintaan menjadikan biaya produksi yang dikeluarkan perusahaan tidak menentu. Untuk menjaga agar biaya produksi efektif dan efisien, perusahaan harus memiliki perencanaan produksi yang baik. Dalam proses produksinya, PT. Bintang Karya Laut belum dikelola dengan baik. Dimana, setiap proses produksi yang dikerjakan hanya disesuaikan dengan banyaknya bahan baku ikan segar yang masuk tanpa memperhatikan berapa produk yang harus diproduksinya. Hal ini membuat perusahaan mengeluarkan biaya produksi yang tidak efektif dan efisien. Dari penelitian yang dilakukan diketahui bahwa perusahaan mengeluarkan biaya Rp. 1.638.945.000 untuk menggaji karyawan produksi harian, dengan menggunakan perencanaan agregat level strategy didapatkan biaya untuk menggaji karyawan harian sebesar Rp. 1.444.432.500, sedangkan pada chase strategy yaitu Rp. 1.346.747.000 dan pada mixed strategy didapakan sebesar Rp. 1.316.929.500. dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penggunaan perencanaan agregat mixed strategy lebih efektif dalam penghematan biaya.
No other version available