Peng.Masy. Prodi ilmu Politik
PENDEKATAN METODE MATERIAL REQUIREMENT PLANNING (MRP) DALAM PERENCANAAN PERSEDIAAN BAHAN BAKU BATIK (STUDI KASUS : INDUSTRI BATIK H. M. SHOLEH KEREK)
ABTRAKSI
Industri batik H. M. Sholeh merupakan industri batik yang berlokasi di Desa Jarorejo Kec. Kerek Kab. Tuban, merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang industri batik. Dalam pelaksanaan sistem produksi pada Industri batik H. M. Sholeh terdapat masalah mengenai persediaan bahan baku, dimana industri ini mengalami kekurangan persediaan bahan baku disaat ada peningkatan permintaan, karena sifat dari permintaan batik yang sulit diprediksi. Untuk membantu memecahkan masalah yang dialami perusahaan, khususnya masalah perencanaan kebutuhan bahan baku, telah dikembangkan sistem Material Requirements Planning (MRP).
Perencanaan kebutuhan material yang optimum dilakukan dengan menggunakan metode Material Requirement Planning (MRP). Metode tersebut diawali dengan melakukan peramalan akan jumlah permintaan masa lalu atau produksi untuk waktu yang akan datang. Peramalan ini dilakukan dengan menggunakan metode Moving Average n = 1, dan Exponential Smoothing ? = 0,1, 0,01 dan 0,2. Lalu ditentukan nilai terkecil dari MAD, MSE dan MFE dari masing-masing metode. Setelah mengetahui harga bahan penyusun, data kebutuhan material, struktur produk, dan biaya untuk persediaan material, kemudian dilakukan perbandingan biaya perencanaan persediaan dengan menggunakan metode Lot For Lot dan Part Period Balancing.
Dari hasil penelitian dapat diambil kesimpulan bahwa dengan metode Lot For Lot menghasilkan total biaya dari setiap bahan baku kain katun, lilin, pewarna dan kemasan berturut-turut adalah Rp. 64.502.600,-, Rp. 295.991.000,-, Rp. 197.801.000,-, dan Rp. 2.033.800,-. Sedangkan dengan menggunakan metode Part Period Balancing menghasilkan total biaya dari setiap bahan baku kain katun, lilin, pewarna dan kemasan berturut-turut adalah Rp. 63.450.600,-, Rp. 295.179.000,-, Rp. 196.989.000,-, dan Rp. 1.993.800,-. Dari kedua hasil Lot Sizing yang ada, untuk bahan baku kain katun, lilin, pewarna dan kemasan menggunakan metode Part Period Balancing, karena diperoleh total biaya persediaan yang paling minimum.
No other version available