Buku PGSD
MORTALITAS KECOA AMERIKA (Periplaneta americana) AKIBAT PAPARAN EKSTRAK BIJI SIRSAK (Annona muricata Linn.)
Agen penyakit yang dapat ditularkan oleh kecoa amerika adalah berbagai jenis virus, bakteri, protozoa, cacing dan fungi (jamur). Salah satu alternatif untuk menanggulangi tingginya serangan serangga adalah dengan menggunakan insektisida alami, dimana bahan dasarnya berasal dari tumbuh-tumbuhan. Sehingga dipilih biji sirsak (Annona muricata L.) karena memiliki senyawa aktif sebagai insektisida, yang dapat mengakibatkan mortalitas bagi kecoa amerika.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mortalitas kecoa amerika dan konsentrasi optimum akibat paparan ekstrak biji sirsak (Annona muricata L.). Penelitian ini bersifat eksperimen dengan rancangan acak lengkap (RAL) serta 4 ekor kecoa amerika pada masing-masing kelompok. Ekstrak diberikan dengan cara menyemprotkan secara langsung ke hewan uji dengan konsentrasi: 0%(kontrol), 30%, 45%, 60%, 75% dan 90% setiap 6 jam selama 36 jam.
Hasil Uji Distribusi Data menunjukkan bahwa p>0,05 pada seluruh konsentrasi coba, maka dapat disimpulkan data berdistribusi normal. Kesimpulan semakin tinggi konsentrasi ekstrak biji sirsak (Annona muricata L.) semakin tinggi pula tingkat mortalitas kecoa amerika (Periplaneta americana) dengan konsentrasi optimum terdapat pada perlakuan empat yaitu 75%. Ekstrak biji sirsak (Annona muricata Linn.) diketahui dapat bersifat sebagai insektisida yang mempengaruhi nafsu makan kecoa amerika (Periplaneta americana).
No other version available