Skripsi Ilmu Perikanan
PENGGUNAAN KOHESI DAN KOHERENSI DALAM PENULISAN TEKS PIDATO SISWA KELAS VII SMP MA?ARIF NU ASY-SYAFI?IYAH LOHGUNG KECAMATAN BRONDONG KABUPATEN LAMONGAN TAHUN PELAJARAN 2015/2016
ABSTRAKSI
Bahasa merupakan salah satu hal yang terpenting bagi manusia, karena tidak dapat dipungkiri, dengan bahasa kita semua bisa berkomunikasi.Dengan akal dan pikiran, manusia dapat mengelola dan menjadikan bahasa itu beragam dan indah.Oleh karena itu bahasa menjadi beraneka ragam.
Penulisan teks pidato secara efektif harus diperhatikan hubungan antar kalimat untuk memelihara keterkaitan dan keruntutan kalimat, Hubungan kalimat dalam sebuah teks pidato tersusun berkesinambungan dan membentuk suatu kepaduan. Oleh karena itu, kepaduan makna dan kerapian bentuk pada penulisan teks pidato merupakan salah satu faktor yang penting dalam penulisan teks pidato.
Kohesi dan koherensi adalah hubungan antar bagian dalam teks yang ditandai penggunaan unsur bahasa. Konsep kohesi pada dasarnya mengacu kepada hubungan bentuk, artinya unsur-unsur wacana (kata atau kalimat) yang digunakan untuk menyusun suatu wacana memiliki keterkaitan secara padu dan utuh
Keterkaitan dan kerapian bentuk dalam ilmu bahasa dinamakan kohesi dan koherensi, kohesi dan koherensi mempunyai peran untuk memelihara keterkaitan kalimat, sehingga peulisan teks pidato menjadi padu, tidak hanya sekumpulan kalimat yang mengandung pokok pembicaraan yang berbeda, melainkan satu unsur dalam teks yang harus menyatakan konsep ikatan. Kohesi dan koherensi Keduanya merupakan konsep kepaduan,Pengertian Kohesi adalah Keterpaduan Bentuk,sedangkan koherensi adalah Kepaduan Makna. Penulisan teks pidato yang kohesif setiap unsur yang terpadu secara internal dalam satuan teks tersebut. Unsur-unsur komponen harus saling terpadu.
Kepaduan Makna (Koherensi) Suatu paragraf dikatakan koheren, apabila ada kekompakan antara gagasan yang dikemukakan kalimat yang satu dengan yang lainnya. Kalimat-kalimatnya memiliki hubungan timbal balik serta secara bersama-sama membahas satu gagasan utama. Tidak dijumpai satu pun kalimat yang menyimpang dari gagasan utama ataupun loncatan-loncatan keterpaduan bentuk (kohesi) dan keterpaduan makna (koherensi).
Keterpaduan Bentuk (Kohesi)Apabila koherensi berhubungan dengan isi, maka kohesi atau keterpaduan bentuk berkaitan dengan penggunaan kata-katanya. Bisa saja satu kalimat mengemukakan satu gagasan utama, namun belum tentu paragraf tersebut dikatakan kohesif jika kata-katanya tidak padu.
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kohesi dan kohrensi antarkalimat dan mendeskripsikan penggunaan aspek kohesi dan koherensi Teks pidato siswa kelas VII SMP Ma?arif Nu Asy-Syafi?iyah Lohgung kecamatan brondong Kabupaten Lamongan Tahun pelajaran 2015/2016 . Subjek penelitian ini adalah karangan pidato siswa kelas VII SMP Ma?arif Nu Asy-Syafi?iyah .
Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif, yaitu mendeskripsikan penggunaan kohesi dan koherensi yang ada dalam teks pidato siswa.
Hasil dalam penelitian penggunaan kohesi dan koherensi dalam teks pidato siswa kelas VII SMP Ma?arif Nu Asy-Syafi?iyah ada dua yaitu pertama Penggunaan kohesi dalam penggunaan kohesi meliputi beberapa aspek yaitu : (1) pronomina, (2) subtitusi, (3) Elipsis, (4) konjungsi , dan koherensi memiliki lima konsep yaitu (1) Repetisi, 2) Sinonimi, (3) Pronomina ,(4) Penekanan, dan (5) Penambahan Penghubung.
Pada penulisan teks pidato siswa terdapat aspek kohesi 30 pronomina dan 64 subtitusi dan 3 elipsi dan 20 konjungsi. Dan penggunaan koherensi dengan aspek Repetisi 35 Sinonimi 6 Pronomina 35 Penekanan 7 dan Penambahan Penghubung 29.Dengan demikian dalam penggunaan kohesi dan koherensi dalam teks pidato siswa SMP VII SMP Ma?arif Nu Asy-Syafi?iyah Lohgung Brondong Lamongan Tahun pelajaran 2015/2016 menggunakan 117 aspek kohesi dan 142 aspek koherensi .
No other version available