Skripsi Ilmu Perikanan
ANALISIS GAYA BAHASA DALAM NOVEL NEGERI DI UJUNG TANDUK KARYA TERE LIYE
ABSTRAKSI
Linda D, Reni 2016 : Analisis Gaya bahasa dalam Novel negeri di ujung tanduk karya Tere Liye
Pembimbing : Drs. Sarujin, M.Si.,M.Pd
Dr.Moh. Mu?minin, M.Pd
Kata kunci : Gaya bahasa hiperbola, repitisi, simile, personifikasi, sinisme.
Sastra adalah hasil karya manusia berupa pengolahan bahasa yang indah, yang berbentuk lisan atau tulisan, jadi karya seseorang dapat dianggap sebagai hasil sastra jika memiliki bahasa yang indah dan menimbulkan kesan yang mendalam. Masalah yang dibahas dalam penelitian ini adalah analisis gaya bahasa dalam novel Negeri Di Ujung Tanduk karya Tere Liye. Adapun rumusan masalah dapat dirumuskan sebagai berikut: bagaiman gaya bahasa hiperbola, gaya bahasa repitisi, gaya bahasa simile, gaya bahasa personifikasi, gaya bahasa sinisme.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan gaya bahasa dalam novel Negeri Di Ujung Tanduk Karya Tere Liye.
Penelitian ini diharapkan dapat memberikan manfaat untuk beberapa pihak, yakni: (1) bagi pengembangan keilmuan sastra, (2) sebagai sarana kreatifitas penulis, (3) penikmat karya sastra, dan (4) peneliti.
Penelitian ini menggunakan metode deskriptif-kualitatif. Pemilihan rancangan ini karena penelitian sastra tidak mengutamakan atau mempersoalkan angka-angka, melainkan menguatamakan pengahayatan terhadap teks sastra yang dikaji. Penelitian ini terkait dengan pemaknaan dan pemberian interprestasi. Sementara dengan penafsiran makna atau fakta (fakta teks sastra) merupakan salah satu cirri penelitian kualitatif.
Hasil penelitian, pada dasarnya, mendeskripsikan gaya-gaya bahasa yang terdapat dalam novel negeri di ujung tanduk. Bahasa yang dominan atau sering di gunakan adalah gaya bahasa repitisi, simile, hiperbola, personifikasi, sinesme. Tetpai yang paling banyak digunakan adalah gaya bahasa repitisi.
Dan dengan adanya penelitian ini, peneliti berharap dapat menjadikan karya sastra sebagai sumber pengajaran, baik ditingkat dasar maupun menengah khususnya karya sastra yang ada hubunganya dengan gaya bahasa.Tingkatkanlah apresiasi terhadap karya sastra, agar peneliti memahami gaya bahasa, terutama tentang gaya bahasa. Serta perlunya memahami pemanfaatan terhadap pengajaran sastra dan pengembanganya. Masyarakat sastra khususnya jurusan bahasa dan sastra Indonesia yang kelak nantinya akan melakukan penelitian lanjutan dengan objek yang sama dan permasalahan yang berbeda sebagai bekal nantinya dilapangan sebagai guru bahasa dan sastra Indonesia.
No other version available