Transparency
ANALISA FRAMING BERITA TENTANG POPULARITAS JOKO WIDODO MENJELANG PEMILHAN PRESIDEN 2014 DI KOMPAS PERIODE SEPTEMBER 2013 ? JANUARI 2014
ABSTRAK
Ahmad Istihar, 2016 : Analisa Framing berita tentang popularitas Jokowi menjelang pemilihan presiden di harian kompas periode September 2013 ?Januari 2014
Pembimbing : Kholid,S,Sos, M.Si.
Jokowi mantan Walikota Solo periode 2005 ? 2012. terpilih menjadi gubernur DKI Jakarta periode 2012 ? 2017 adalah salah satu pemimpin daerah yang pemberitaan tentangnya selalu menjadi news value. saat menjabat sebagai Walikota Solo selalu menjadi sebuah berita, baik dalam skala lokal maupun nasional. Jokowi tahu betul memposisikan diri dalam berhubungan dengan media (wartawan) selama menjalani karir politiknya. sehingga selang setahun menjabat aktif Gubernur DKI Jakarta pada tahun 2013 secara mengejutkan mengundurkan diri dari Jabatan Gubernur DKI untuk dicalonkan menjadi Presiden dalam pemilihan presiden tahun 2014 dan bulan Oktober 2015 Nama Jokowi tercatat sejarah menjadi Presiden ke tuju Indonesia periode 2014-2019.
Komunikasi Politik diartikan pandangan pesimistik menceritakan terhadap muatan politik sebagaimana terdistribusi dalam berbagai bentuk melalui media massa sebagian besar audiens didominasi berbagai sumber dengan cakupan kepentingan media itu sendiri, bukan kepentingan warganegara atau proses demokratis.
Analisa framing secara sederhana dapat digambarkan sebagai analisis untuk mengetahui bagaimana realitas (peristiwa, aktor, kelompok atau lainnya) dibingkai oleh media.
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah ada perbedaan realitas dan fakta media dengan menganalisa pemberitaan di harian kompas tentang popularitas dan elektabilitas Jokowi tokoh yang digadang sebagai kandidat calon presiden 2014-2019. berita tersebut dianalisis framing popularitas dan Elektabilitas komunikasi politik Joko Widodo dalam realitas sosial dan dikontruksi dengan kondisi politik Indonesia menjelang pemilihan Presiden di tahun 2013-2014.
Penelitian terlaksanakan di kabupaten Tuban dengan menggunakan metode pengumpulan data kemudian uji keabsahan penelitian menggunakan trianggulasi sumber adapun Informan diambil dari latar belakang pendidikan, pekerjaan dan lingkungan sosial berbeda difokuskan pada tenik Focus Group Discussion (FGD).agar hasil penelitian tidak bias sebelumnya melalui observasi lapangan, dokumentasi dan telaah pustaka kemudian setelah data terkumpul, penulis menggunakan metode analisis data non statistic memulai dengan menghubungkan teori-teori yang dipilih sebagai pedoman agar sistematis dan logis dalam menghasilkan penelitian
No other version available