TESIS PENDIDIKAN DASAR PASCA
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN OSBORN UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF MATEMATIS SISWA
ABSTRAK
Novitasari, Ratna. 2016 : Penerapan Model Pembelajaran Osborn
untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kreatif Matematis Siswa.
Pembimbing I : Dr. Rita Yuliastuti, M.Si.
Pembimbing II : Edy Nurfalah, S.Pd., M.Sc.
Kata Kunci : Model pembelajaran Osborn,
kemampuan berpikir kreatif matematis
Penelitian ini dilatarbelakangi sangat rendahnya tingkat kemampuan berpikir kreatif matematis siswa karena kurang diperhatikan dalam pembelajaran matematika, sebagian besar proses belajar-mengajar masih didominasi oleh guru, dan pengembangan kemampuan berpikir kreatif di sekolah jarang dilakukan. Dengan kebebasan menyampaikan gagasan atau ide dalam model pembelajaran Osborn, peneliti mengajak siswa untuk berpikir secara kreatif menemukan solusi serta menyampaikan gagasannya tanpa rasa takut solusinya tidak benar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan peningkatan kemampuan berpikir kreatif matematis siswa setelah diterapkan model pembelajaran Osborn, dan mendeskripsikan aktivitas siswa selama pembelajaran.
Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan pendekatan deskriptif kuantitatif. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 2 Widang tahun ajaran 2015/2016 dengan subyek penelitian kelas VIII G yang terdiri dari 26 siswa. Instrumen yang digunakan adalah tes kemampuan berpikir kreatif matematis dan lembar pengamatan aktivitas siswa. Analisis data menggunakan pedoman pemberian skor pada masing-masing indikator kemampuan berpikir kreatif matematis.
Hasil penelitian ini menunjukkan nilai rata-rata hasil tes kemampuan berpikir kreatif matematis siswa pada siklus I sebesar 4.961, kemudian pada siklus II meningkat menjadi 11.269 dan pada siklus III meningkat menjadi 14.846. dengan kata lain, pembelajaran matematika menggunakan model pembelajaran Oborn dapat meningkatkan kemampuan berpikir kreatif matematis siswa kelas VIII G SMP Negeri 2 Widang Tahun Ajaran 2015/2016 pada pokok bahasan Luas Permukaan Prisma dan Limas. Hasil pengamatan aktivitas siswa pada rata-rata waktu yang digunakan tiap indikator pada ketiga siklus menunjukkan ada 7 indikator yang memenuhi kriteria waktu ideal.. Dengan kata lain aktivitas siswa selama pembelajaran dengan model pembelajaran Oborn pada pokok bahasan Luas Permukaan Prisma dan Limas siswa kelas VIII G SMP Negeri 2 Widang Tahun Ajaran 2015/2016 dapat efektif.
No other version available