Skripsi Ilmu Perikanan
PENINGKATAN KEMAMPUAN MENULIS CERPEN DENGAN MEDIA FILM PENDEK MELALUI METODE LATIHAN TERBIMBING PADA SISWA KELAS VII SMP MA'ARIF NU ASY-SYAFI'IYAH LOHGUNG BRONDONG LAMONGAN TP. 2015/2016
ABSTRAKSI
Ike Pratiwi. 2016 : ?Peningkatan Kemampuan Menulis Cerita Pendek dengan Media Film Pendek Melalui Metode Latihan Terbimbing pada Siswa Kelas VII SMP Ma?arif NU Asy-Syafi?iyah Lohgung Brondong Lamongan Tahun Pelajaran 2015/2016?.
Pembimbing : Dra. Sri Yanuarsih, M.Pd,
Shofiyuddin, S.Pd. M.Pd
Kata Kunci : Kemampuan Menulis, cerita pendek, Film Pendek
Kemampuan menulis merupakan kesanggupan untuk dapat melahirkan ide-ide baru dan menyajikannya dalam bentuk tulisan secara utuh, lengkap, dan jelas, sehingga ide-ide itu mudah dipahami dan dimengerti oleh orang lain untuk keperluan komunikasi atau mencatat. Kemampuan menulis merupakan kegiatan yang menarik dan sangat menyenangkan.
Dalam penelitian ini peneliti menggunakan penelitian tindakan kelas Metode penelitian adalah metode yang dipergunakan dalam kegiatan mengadakan penelitian dalam berbagai bidang ilmu pengetahuan. Tercapai tidaknya tujuan penelitian tersebut sangat tergantung pada metode atau tehnik jalan yang dipakai. Jadi metode dapat diartikan sebagai cara atau jalan untuk mencapai tujuan. Sehubungan dengan pernyataan diatas, maka dalam suatu penelitian ini menggunakan metode yang sesuai dengan tujuan yang hendak dicapai, yaitu : (1) jenis dan pendekatan penelitian, (2) subjek, objek dan tempat penelitian, (3) rancangan penelitian, (4) prosedur penelitian, (5) analisis data.
Berdasarkan hasil analisis data pada bab IV maka dapat disimpulkan bahwa: Metode latihan terbimbing dengan media film pendek dapat meningkatkan kemampuan menulis cerpen pada siswa kelas VII SMP Maarif NU Asy Syafi?iyah Lohgung Brondong Lamongan Tahun Pelajaran 2015/2016. Hal tersebut terbukti dari : (a) Pra Siklus : Dari 36 siswa yang diteliti, nilai rata-rata 5,12 dengan rincian nilai 7 kategori lebih dari cukup sebanyak 1 orang (2,8%) nilai 6 kategori cukup sebanyak 11 orang (30,6%), nilai 5 kategori hampir cukup sebanyak 15 orang (41,6%), nilai 4 kategori kurang sebanyak 9 orang (25,0%), dari hasil yang diperoleh oleh siswa dapat disimpulkan bahwa kemampuan menulis cerpen pada pra siklus dapat dikategorikan kurang. Siklus I : Dari 36 siswa yang diteliti, nilai rata-rata yang dicapai siswa adalah 5,72 dengan rincian nilai 8 kategori baik sebanyak 2 orang (5,6%), nilai 7 kategori lebih dari cukup sebanyak 3 orang (8,3%), nilai 6 kategori cukup sebanyak 18 orang (50,0%), nilai 5 kategori hampir cukup sebanyak 9 orang (25,0%), nilai 4 kategori kurang sebanyak 4 orang (11,1%), dari hasil yang diperoleh oleh siswa dapat disimpulkan bahwa kemampuan menulis cerpen pada siklus I dapat dikategorikan cukup. Siklus II : Dari 36 siswa yang diteliti, nilai rata-rata yang dicapai siswa adalah 7,44 dengan rincian nilai 8 kategori baik sebanyak 19 orang (52,8%), nilai 7 kategori lebih dari cukup sebanyak 14 orang (38,9%), nilai 6 kategori cukup sebanyak 3 orang (8,3%), dari hasil yang diperoleh oleh siswa dapat disimpulkan bahwa kemampuan menulis cerpen pada siklus II dapat dikategorikan baik.
No other version available