Skripsi Ilmu Perikanan
PELANGGARAN HAK ASASI MANUSIA DAN KETIDAKADILAN GENDER DALAM NOVEL SANG MAHARANI KARYA AGNES JESSICA (KAJIAN POSTKOLONIALISME)
ABSTRAKSI
Heru Pradana, 2015 : Pelanggaran Hak Asasi Manusia dan Ketidakadilan Gender dalam Novel Sang Maharani Karya Agnes Jessica (Kajian Postkolonialisme)
Pembimbing : Drs.Sarujin.M.si.
Kata Kunci : Pelanggaran Hak Asasi Manusia dan Ketidakadilan Gender
Skripsi ini berjudul ?Pelanggaran Hak Asasi Manusia Dan Ketidakadilan Gender dalam Novel ?Sang Maharani karya Agnes Jessica?. Permasalahan dalam skripsi ini adalah bagaimanakah pelanggaran hak asasi manusia dan ketidakadilan gender dalam novel Sang Maharani karya Agnes Jessica ? Adapun tujuan yang hendak dicapai dalam skripsi ini adalah untuk mendeskripsikan pelanggaran dan ketidakadilan gender yang terjadi dalam novel Sang Maharani karya Agnes Jessica. Adapun objek penelitian ini adalah peristiwa pelanggaran hak asasi manusia dan ketidakadilan gender yang dialami tokoh dari penjajahan belanda sampai penjajahan jepang dalam novel Sang Maharani karya Agnes Jessica.
Penulisan skripsi ini menggunakan metode kualitatif-deskristif, metode kepustakaan dan metode analisis yang berkaitan dengan karya sastra dengan menggunakan pendekatan kritik sastra feminis. Metode kepustakaan dan metode analisis tersebut digunakan dalam rangka untuk mengupas karya sastra dari segi ketidakadilan terhadap perempuan dan pelanggaran hak asasi manusia terhadap perempuan.
Bentuk pelanggaran hak asasi manusia dan ketidakadilan gender yang Berdasarkan hasil analisis pelanggaran hak asasi manusia dan ketidakadilan gender dalam novel sang maharani karya agnes jessica dapat disimpulkan bahwa pelanggaran hak asasi manusia dan ketidakadilan gender yang dialami oleh tokoh utama yaitu maharani Sebagai putri Jendral dimasa penjajahan Belanda, Maharani memiliki segalanya, Kecantikan, Kecerdasan, Harta dan Kehormatan. Ibu tiri dan saudara tirinya menjadikan ia seorang pelayan di rumahnya sendiri dan harga dirinya terampas. Kehormatannya telah direnggut oleh Para Tentara Jepang, Dan kini ia bertemu kembali dengan Arik. Namun ia menyadari cinta yang dirasakannya ini berbeda. Seperti roti curian yang terasa manis, cinta terlarang menjerat dirinya.
Beberapa simpulan yang dapat ditarik dari pelanggaran hak asasi manusia dan ketidakadilan gender dalam novel sang maharani karya agnes jessica adalah sebagai berikut :
1. Proses dan bentuk yang terjadi pada masa penjajahan tindakan yang menindas, menjajah, pengucilan, penganiayaan yang terjadi dalam cerita merupakan tindakan yang tak patut dicontoh dalam kalangan pembaca.
2. Efek ketidakadilan gender akibat adanya pelanggaran hak asai manusia yang dilakukan para penjajah merupakan keuntungan yang diperoleh hanya satu pihak saja yaitu negaranya.
3. Dengan adanya ideologi penjajah yang sedemikian rupa maka akibat yang timbul adalah psikologi tokoh ataupun masyarakat rusak.
4. Pandangan hidup dari seorang penjajah menunjukkan bahwa dirinyalah yang selalu ingin menang dengan uang dan harta mereka bisa berkuasa. kekerasan dan pelecehan pada perempuan, perempuan sering mendapat kekerasan dari laki-laki baik berupa ucapan maupun perbuatan.
Penelitian ini merupakan salah satu langkah untuk menyadarkan para manusia khususnya para laki-laki, yang berkaitan dengan ketidakadilan gender dan pelanggaran hak asasi manusia terhadap perempuan agar tidak selalu di lecehkan dalam hal apapun terutama harga diri karena setiap manusia khususnya perempuan itu mempunya hak tersendiri yang diberikan oleh Tuhan.
No other version available