Skripsi Ilmu Perikanan
Telaah Psikoanalisis Tokoh dalam Novel Rembulan Tenggelam di Wajahmu Karya Tere Liye
ABSTRAKSI
A?yunIka Rahmawati, 2016 :Telaah Psikoanalisis Tokoh dalam Novel Rembulan Tenggelam Di Wajahmu Karya Tere Liye
Pembimbing I : Dra. Sri Yanuarsih, M.Pd
Pembimbing II : Drs. H. Sarujin, M.Si., M.Pd
Kata Kunci : Psikoanalisis Tokoh, Novel Rembulan Tenggelam Di Wajahmu
Sastra merupakan suatu ungkapan pribadi manusia yang berupa pengalaman dari hasil karya imajinasi manusia yang dituangkan melalui ekspresi berupa tulisan yang tidak dapat dipisahkan dari bahasa yang menjadi media utama dalam sastra. Karya sastra lahir karena adanya daya imajinasi yang di dalamnya terdapat ide, pikiran, dan perasaan dari seorang pengarang. Unsur pembangun novel yakni unsur ekstrinsik dan unsur intrinsik.Unsur tersebut dikreasikan pengarang dan dibuat mirip dengan dianalogikan dengan dunia nyata. Psikoanalisis tokoh merupakan cabang ilmu yang dikembangkan oleh Sigmund Freud dan para pengikutnya, sebagai studi fungsi dan perilaku psikologis manusia.
Penelitian ini memfokuskan pada permasalahan (1). Unsur intrinsik dalam novel Rembulan Tenggelam Di Wajahmu yang meliputi: tema, alur, latar atau setting, sudut pandang, tokoh dan penokohan, dan amanat. (2). Psikoanalisis tokoh dalam novel Rembulan Tenggelam Di Wajahmu yang meliputi: Id, Ego, dan Superego.
Tujuan dalam penelitian ini adalah (1). Untuk mengetahui dan mendeskripsikan unsur intrinsik dalam novel Rembulan Tenggelam Di Wajahmu yang meliputi, tema, alur, latar atau setting, sudut pandang, tokoh dan penokohan, dan amanat. (2). Untuk mengetahui dan mendeskripsikan Psikoanalisis tokoh dalam novel Rembulan Tenggelam Di Wajahmu yang meliputi: Id, Ego, dan Superego.
Unsur intrinsik adalah unsur-unsur yang membangun karya sastra itu sendiri. Unsur-unsur inilah yang menyebabkan karya sastra hadir sebagai sebuah karya sastra yang meliputi tema, alur, tokoh dan penokohan, setting, sudut pandang, dan amanat. Psikoanalisis tokoh, Sigmund Freud berhasil mengembangkan teori kepribadian yang membagi struktur mind ke dalam tiga bagian yaitu : consciousness (alam sadar), preconsciousness (ambang sadar) dan unconsciousness (alam bawah sadar). Freud mengembangkan konsep struktur mind tersebut dengan mengembangkan ?mind apparatus?, yaitu yang dikenal dengan struktur kepribadian Freud dan menjadi konstruknya yang terpenting, yaitu id, ego dan super ego. Id adalah kepribadian asli. Ego adalah bagian mental manusia yang menempati wilayah kesadaran. Ego terbentuk dnegan diferensi dari Id karena kontaknya dengan dunia luar. Superego adalah kekuatan moral dan etik dari kepribadian yang beroprasi memakai prinsip idealistik (idealistic principle) sebagai lawan dari prinsip kepuasan id dan prinsip realistik dari ego. Superego berkembang dari ego, dan seperti ego dia tidak mempunyai energi sendiri.
Penelitian ini menggunakan novel sebagai objek kajian penelitian, yakni novel Rembulan Tenggelam Di Wajahmu karya Tere Liye. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dan termasuk dalam jenis penelitian kualitatif. Data-data hasil penelitian ini berbentuk penjelasan atau deskripsi, data-data hasil penelitian secara actual tanpa menggunakan teknik statistic atau angka-angka. Metode deskriptif tersebut digunakan mengingat tujuan penelitian ini ingin menjelaskan tentang psikoanalisis tokoh dalam novel Rembulan Tenggelam Di Wajahmu karya Tere Liye. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan struktualsime dan pendekatan psikologis sastra. Dalam penelitian ini, teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah teknik pustaka, membaca, dan mencatat. Adapun tahap akhir dalam penelitian ini adalah teknik analisis data dengan cara: (1) mengklasifisakian masing-masing data berdasarkan tujuan penelitian, (2) menganalisis data, (3) mengambil kesimpulan dari data yang dianalisis.
Dari penelitian ini data-data hasil analisis dari setiap kutipan novel yang diperoleh digunaka untuk mengetahui psikoanalisis tokoh, maka peneliti dapat menarik kesimpulan yakni (1) Id Ray yang hadir dalam bentuk kebencian terhadap masa lalunya yang kelam. Id plee yang mampu membaca karakter orang, Id Vin tampak melalui keinginanya untuk memiliki Ray, Id Koh Cheu ialah penyesalan yang tidak pernah bisa ia ungkapkan. (2) Ego Ray tampak pada pemberontakan yang sering ia lakukan, Ego Plee yaitu ketika ia berkorban untuk menyelamatkan nyawa Ray, Ego Vin yaitu, kepeduliannya terhadap Ray, Ego Koh Cheu yaitu, ia menolong Ray ketika perusahannya hampir bangkut, hal tersebut merupakan caranya untuk menebus kesalahanya pada Ray. (3) Superego Ray Super ego Ray tampak pada perilakunya yang selalu memutuskan sesuatu sesuai dengan keinginan hatinya. Super ego Plee tampak ketika ia memilih menyelamatkan nyawa Ray dari pada nyawanya sendiri. Super Ego Koh Cheu ialah, ia memutuskan memberikan seluruh kekayaanya kepada Ray meskipun ia akan jatuh miskin.
Bagi pembaca agar lebih memahami unsur intrinsik dalam novel dan psikoanalisis tokoh dapat memberikan kebermaknaan yang lebih besar bagi setiap pembaca untuk ilmu pengetahuannya. Bagi peneliti selanjutnya diharapkan dapat menunjang pelaksanaan pengajaran sastra serta memberikan wawasan pengetahuan pada mahasiswa, mengenai psikologi sastra, khususnya pada psikoanalisis tokoh Sigmund Freud.
No other version available