Multimedia
PERBANDINGAN BIJI KELOR (Moringa oleifera) DAN TAWAS (Aluminium sulfat) SEBAGAI FLOKULAN PADA LIMBAH CAIR LAUNDRY
ABSTRAKSI
Muhammad Habibi, 2016 :Perbandingan Biji Kelor (Moringa Oleifera) Dan Tawas (Aluminium Sulfat) Sebagai Flokulan Pada Limbah Cair Laundry
Pembimbing I :Annisa Rahmawati, S.Pt, M.Si
Pembimbing II :Sriwulan, S.Pd, M. Si
Kata Kunci :Biji kelor, limbah cair laundry
Air limbah laundry mengandung senyawa aktif metilen biru (surfaktan) yang sulit terdegradasi dan berbahaya bagi kesehatan maupun lingkungan. Biji kelor efektif sebagai koagulan mampu mengimbagi koagulan sintesis tawas, biji kelor juga tidak mengandung senyawa toksik sehingga aman bagi kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas biji kelor (Moringa oleifera) sebagai flokulan pada limbah cair laundry.
Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen, dilakukan dengan Rancangan Acak Lengkap dengan 6 perlakuan dan 4 ulangan. Biji kelor ditumbuk lalu dikeringkan dan diayak agar mendapatkan ukuran yang seragam. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Biologi UNIROW Tuban dan Badan Lingkungan Hidup (BLH) Tuban. Analisis data menggunakan ANOVA satu arah dan uji lanjutan BNT.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa biji kelor mampu mengimbangi koagaulan sintesis seperti tawas, dengan rerata nilai pH rerata 6,75 ? 7,5, rerata kadar TSS 27,976 mg/L, dan DO 1,67 ppm.
No other version available