Transparency
PERANAN KOMUNIKASI INTERPERSONAL ORANG TUA TERHADAP ANAK DALAM MEMBENTUK PERILAKU POSITIF BERTATA BAHASA JAWA DI YAYASAN PONDOK PESANTREN AL FALAH (Studi Deskriptif Kualitatif Di YPP Al Falah Desa Simorejo Kecamatan Widang Kabupaten Tuban)
Komunikasi interpersonal yang paling sederhana dapat kita amati dalam keluarga. Orang tua ialah pendidik yang pertama yang sangat mempengaruhi dalam pembentukan perilaku positif anak dalam bertata bahasa jawa. intraksi yang dilakukan oleh orang tua terhadap anak akan memiliki efek terhadap apa yang anak pelajari akan berpengaruh terhadap anak dalam berhubungan atau intraksi sosial.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah metode deskriptif kualitatif yang menggambarkan peranan dan pengaruh komunikasi interpersonal antara orang tua terhadap anak. Metode ini menggunakan analisis kualitatif yang menafsirkan data yang fakta, variabel, dan fenomena yang terjadi saat penelitian berlangsung. Bentuk yang diamati berupa sikap dan pandangan yang menggejala saat sekarang hubungan antar variabel (korelatif) dan pengaruh suatu kondisi. Sampel yang diambil berjumlah 72 anak. Variabel independen yaitu peranan komunikasi interpersonal orang tua dan variabel dependen adalah perilaku positif anak dalam bertata bahasa jawa. subyek penelitian adalah orang tua yang memiliki anak yang mengaji di Yayasan Pondok Pesantren Al Fallah Desa Simorejo Kecamatan Widang Kabupaten Tuban.
Tujuan penelitian ini adalah ingin mengetahui proses peranan komunikasi yang dilakukan orang tua terhadap anak untuk membentuk perilaku posiitif bertata bahasa jawa. asumsi dalam penelitian ini adalah apabila orang tua dan anak dapat dengan baik dalam menjalin komunikasi yang efektif maka akan dapat mempengaruhi untuk membentuk perilaku positif anak dalam bertata bahasa jawa.
Hasil penelitian penunjukkan komunikasi orang tua dan anak sangat berperan dalam hal membentuk perilaku positif dalam bertata bahasa jawa. orang tua dalam pendidik atau mengasuh anaknya dengan gaya masing masing. Dari data yang telah dikelolah oleh peneliti menunjukkan bahwa pembentukan perilaku positif dalam berbahasa yang efektif dilakukan oleh orang tua kepada anaknya sekitar 87,5% dan yang mengajarkan tatanan bahasa sesuai ungga-unggu bahasa jawa sekitar 8,3%. Sedangkan 4,2% mengajarkan kepada anaknya dengan bahasa non jawa.
No other version available