Skripsi Ilmu Perikanan
PENINGKATAN KEMAMPUAN MEMBACA CEPAT DENGAN PENDEKATAN KONSTRUKTIVISME MELALUI METODE SQ4R SISWA KELAS VII-A MTs. MABAUL ULUM JERUK KECAMATAN PANCUR KAB. REMBANG TAHUN PELAJARAN 2014/2015
ABSTRAKSI
Lutfiatul, Inayah, 2011 : Peningkatan Kemampuan Membaca Cepat Dengan Pendekatan Konstruktivisme Melalui Metode (SQ4R) pada Siswa Kelas VII A MTs Mabaul Ulum Jeruk, Pancur Rembang Tahun Pelajaran 2014/2015?.
Pembimbing : Dra. Sri Yanuarsih, M.Pd,.
Kata Kunci : Teknik Konstruktivisme Dengan Metode SQ4R Meningkatkan Kemampuan Membaca Cepat
Berdasarkan wawancara peneliti dengan guru mata pelajaran bahasa dan sastra Indonesia dan siswa kelas VII A MTs Mabaul Ulum Jeruk, Pancur Rembang, peneliti menemukan permasalahan dalam keterampilan membaca cepat dengan pendekatan konstruktivisme melalui metode SQ4R dengan teknik membaca cepat (250 kata/menit). Permasalahan dalam penelitian ini adalah (1) bagaimanakah kemampuan membaca cepat dengan pendekatan konstruktivisme melalui metode SQ4R pada Siswa Kelas VII A MTs Mabaul Ulum Jeruk, Pancur Rembang Tahun Pelajaran 2014/2015? (2) bagaimanakah kemampuan membaca cepat dengan pendekatan konstruktivisme melalui metode SQ4R dalam pembelajaran membaca cepat siswa kelas VII-A MTs. Mbaul Ulum Jeruk Kecamatan Pancur, Kabupaten Rembang? dan (3) adakah peningkatan kemampuan membaca cepat dengan pendekatan konstruktivisme melalui metode SQ4R pada Siswa Kelas VII A MTs Mabaul Ulum Jeruk, Pancur Rembang Tahun Pelajaran 2014/2015? Tujuan penelitian ini adalah mengamati proses pembelajaran dalam membaca cepat dengan pendekatan konstruktivisme melalui metode SQ4R pada Siswa Kelas VII A MTs Mabaul Ulum Jeruk, Pancur Rembang Tahun Pelajaran 2014/2015, mendeskripsikan hasil peningkatan membaca cepat, mendeskripsikan peningkatan membaca cepat dengan pendekatan konstruktivisme melalui metode SQ4R, dan mendeskripsikan peningkatan dalam kemampuan membaca cepat dengan pendekatan konstruktivisme melalui metode SQ4R. Penelitian tindakan kelas ini dilakukan dua siklus, yaitu siklus I dan siklus II dengan target nilai rata-rata kelas mencapai nilai ketuntasan 70. Subjek dalam penelitian ini adalah keterampilan membaca cepat membaca cepat dengan pendekatan konstruktivisme melalui metode SQ4R pada Siswa Kelas VII A MTs Mabaul Ulum Jeruk, Pancur Rembang yang terdiri atas 22 siswa. Pengumpulan data dalam penelitian ini, yaitu data tes dan nontes. Data tes terdiri atas hasil evaluasi siswa, sedangkan hasil nontes terdiri atas observasi, angket, dan dokumentasi foto. Teknik analisis data dilakukan secara kuantitatif dan kualitatatif.
Penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan pada proses pembelajaran membaca cepat membaca cepat dengan pendekatan konstruktivisme melalui metode SQ4R. Hasil peningkatan keterampilan membaca cepat dari prasiklus ke siklus I rata-rata mencapai 73,39% atau 219 kpm mengalami peningkatan sebanyak 8,36% sehingga menjadi 81,75% atau 244 kpm. Sementara pada siklus II juga mengalami peningkatan sebanyak 5,32% dari rata-rata 81,75% menjadi 87,07% atau 260 kpm. Hal ini menunjukkan bahwa peningkatan keterampilan membaca cepat dari prasiklus, siklus I, dan siklus II mengalami peningkatan hasil yang baik. Adapun hasil dari keterampilan membaca cepat membaca cepat dengan pendekatan konstruktivisme melalui metode SQ4R pada Siswa Kelas VII A MTs Mabaul Ulum Jeruk, Pancur Rembang dari prasiklus ke siklus I rata-rata siswa mencapai peningkatan 3,64%, sementara dari siklus I ke siklus II rata-rata siswa meningkat mencapai 27,27%. Jika hasil pada keterampilan membaca cepat untuk menemukan ide pokok dihitung dari prasiklus ke siklus II, mencapai peningkatan sebesar 30,91%. Perubahan perilaku siswa kelas VII-A MTs. Mabaul Ulum Jeruk Pancur Kabupaten Rembang setelah mengikuti kegiatan pembelajaran keterampilan membaca cepat dengan pendekatan konstruktivisme melalui metode SQ4R dari siklus I ke siklus II mencapai peningkatan yang maksimal. Pada siklus I perubahan perilaku siswa masih menunjukkan perilaku negatif, siswa kurang bersemangat dalam mengikuti kegiatan pembelajaran dan kurang memperhatikan penjelasan guru. Sementara pada siklus II perilaku siswa sudah mengalami perubahan ke arah yang positif. Siswa dalam mengikuti pembelajaran lebih bersemangat dan terlihat sangat antusias, siswa juga sudah bisa memperhatikan penjelasan dengan sungguh-sungguh sehingga suasana kelas menjadi kondusif. Berdasarkan hasil penelitian di atas, peneliti menyarankan kepada (1) guru sebaiknya mampu menggunakan pendekatan konstruktivisme melalui metode SQ4R dalam pembelajaran, khususnya keterampilan membaca cepat, (2) peneliti lain dibidang pendidikan dapat melakukan penelitian serupa dengan menggunakan metode pembelajaran yang berbeda sehingga diperoleh berbagai alternatif pembelajaran khususnya dalam keterampilan membaca cepat; (3) sekolah sebaiknya memperhatikan sarana dan prasana di sekolah yang dibutuhkan siswa maupun guru karena dengan sarana dan prasana yang lengkap akan menciptakan suasana yang baik dalam proses pembelajaran.
No other version available