Laporan PkM Dosen
PERILAKU MEMILIH PEMILIH PEMULA DALAM PEMILIHAN KEPALA DAERAH (PILKADA) KABUPATEN TUBAN TAHUN 2015 (STUDI DI KECAMATAN WIDANG KABUPATEN TUBAN)
ABSTRAK
Amaludin, Rizky. 2016 : Perilaku Memilih Pemilih Pemula Dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Tuban Tahun 2015 (Studi Di Kecamatan Widang Kabupaten Tuban)
Pembimbing : Sri Musrifah, M. IP, Galang Geraldy, M.IP
Kata Kunci : Perilaku memilih, Pemilih Pemula, dan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada)
Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan bagaimana perilaku memilih pemilih pemula dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) kabupaten Tuban tahun 2015 di kecamatan Widang. Sedangkan manfaat penelitian ini adalah sebagai bahan informasi ilmiah bagi peneliti-peneliti yang ingin mengkaji perilaku memilih pemilih pemula dalam menjatuhkan pilihan politiknya dalam pemilihan kepala daerah (pilkada).
Pemilihan kepala daerah (pilkada) kabupaten Tuban tahun 2015 diikuti oleh 457.635 pemilih, meliputi, 447.354pemilih dewasa (usia 21-90 tahun), 2.234 pemilih lanjut usia (usia > 90 tahun) dan 8.047 merupakan pemilih pemula, yakni pemilih yang berusia 17-21 tahun atau telah menikah pada saat pemilihan kepala daerah (pilkada). Dari 8.047 pemilih pemula tersebut, 371 orang berdomisili di kecamatan Widang, dan itulah yang nantinya menjadi populasi dalam penelitian ini. Kemudian dari populasi tersebut di ambilah sampel dengan teknik purposive sampling, yaitu pengambilan sampel dari populasi dengan pertimbangan tertentu. Sedangkan dalam menentukan jumlah sampelnya peneliti mengambil sepuluh persen dari jumlas populasi.
Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara tentang perilaku memilih pemilih pemula dalam pemilihan kepala daerah (pilkada). Kecenderungan kelompok pemilih pemula telah menganggap bahwa penggunaan hak pilih merupakan sesuatu yang begitu penting. Namun, terdapat kecenderungan perilaku memilih mereka berdasarkan pilihan para orang tua, teman sebaya, dan terkait erat dengan kelompok bermain / geng.. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuanlitatif dengan menggunakan dasar penelitian deskriptif analisis. Unit analisis penelitian adalah individu yaitu pemilih pemula. Ada tiga pendekatan yang digunakan, yaitu pendekatan sosiologis, pendekatan psikologis, dan pendekatan pilihan rasional.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan sosiologis pemilih pemula memilih karena adanya kesamaan daerah dan agama. Pendekatan psikologis, pemilih pemula menjatuhkan pilihannya berdasarkan ikatan emosional terhadap seorang kandidat. Dan pendekatan pilihan rasional, pemilih pemula memilih kandidat karena program yang ditawarkan serta keberhasilan dan prestasi yang dicapai oleh kandidat tersebut. Kecenderungan perilaku pemilih pemula di Kecamatan Widang pada pilkada Kabupaten Tuban tahun 2015 lebih mengarah pada perilaku pemilih yang sosiologis. Pemilih pemula Kecamatan Widang dalam memilih kandidat dan menjatuhkan pilihannya dipengaruhi latar belakang dari lingkungan keluarga mereka. Akibatnya preferensi pilihan orangtua dan anak cukup tinggi.
No other version available