Penelitian Dosen Ilmu Politik
PENGARUH PEMBERIAN CAMPURAN PUPUK KANDANG SAPI YANG BERBEDA SEBAGAI MEDIA BUDIDAYA TERHADAP PERTUMBUHAN BERATCACING SUTRA (Tubifex sp)
RINGKASAN
AHMAD RIFA?I NPM.1309120018 PENGARUH PEMBERIAN CAMPURAN PUPUK KANDANG SAPI YANG BERBEDA SEBAGAI MEDIA BUDIDAYA TERHADAP PERTUMBUHAN BERAT CACING SUTRA (Tubifex sp). Di bawah Bimbingan Bapak Drs. Miftachul Munir, M.M Dan Ibu Jumiati, S.Pt, M.Si.
Cacing sutraTubifexsp merupakan pakan alami yang banyak dimanfaatkan oleh parapembenih sebagai pakan larva ikan. Kandungan nutrisi cacing sutra yaitu protein 57%, lemak 13,3%, serat kasar 2,04%, kadar abu 3,6% dan air 87,7%. Cacing sutra sebagai pakan alami mempunyai beberapa kelebihan yaitu,kandungan nutrisinya yang baik, gerakan yang lambat, ukurankecil, dan mudah dicerna(Suharyadi, 2012).
Kandunganfermentasi kotoran sapi protein 19,2%, lemak 1,8%, serat sebesar 8%, dan abu 37,8% (Chantsavang, 2006).Cacing sutra Tubifex spsangat dibutuhkan sebagai pakanalami dalam kegiatan unit perbenihan, terutama pada fase awal (larva) karenabaik untukpertumbuhan ikan dan ukurannya sesuai bukaan mulut larva, hargalebih murah dibanding artemia. Permasalahannya adalah cacing sutra di alam tidakselalu tersedia sepanjang tahun, terutamasaat musim penghujan, dimana saat itu kegiatan pembenihan ikan banyak dilakukan. Makabudidaya ini perlu menjadi pertimbangan untuk dijadikan penelitian oleh penulis.
Maksud dari penelitian ini adalah memberikan informasi tentang pengaruh pemberian media campuran pupuk kandang sapi yang berbeda terhadap pertumbuhan berat cacing sutra Tubifex sp.Sedangkan tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pertumbuhan berat cacing sutraTubifex sp dengan tiga perlakuan menggunakan media campuran pupuk kandang sapi yang berbeda .
Penelitian inidilaksanakan pada tanggal 29 Mei sampai 28 Juni 2016 di Laboratorium Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas PGRI Ronggolawe Tuban.Materi penelitian yaitumenganalisa penggunaanpupuk kandang sebagai media dengan campuran yang berbeda terhadap pertumbuhan cacing sutra Tubifexsp.Metode yang digunakan adalah metode eksperimental (Surachman,2005).
Berdasarkan hasil analisa uji F dengan hasil analisa menunjukkan bahwa Fhitung = 270 > F 5% = 6,94 dan F 1% = 18,00 artinya terdapat perbedaan yang sangat nyata dan dapat disimpulkan bahwa H1 diterimadan H0 ditolak. Hal ini berarti ada perbedaan penggunaan prosentase yang berbeda pada pupuk kandang sapi. Perlakuan B (1000 gr) menunjukkan tingkat pertumbuhan paling tinggi, sedangkan perlakuan C (1250 gr) menunjukkan tingkat pertumbuhan paling rendah.
Kata kunci : Cacing Sutra, Pupuk Kandang Sapi, Tanah Latosol.
No other version available