Laporan Penelitian Dosen
PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) PADA OPERASI BILANGAN PECAHAN UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA SD
ABSTRAKSI
Istighfarin, Dian Laily. 2016 : Penerapan Model Problem Based Learning (PBL) Pada Operasi Bilangan Pecahan Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa SD.
Pembimbing : 1. Dr. Rita Yuliastuti, M.Si.
2. Saeful Mizan, M.Pd.
Kata Kunci : Hasil Belajar Matematika, Problem Based Learning, Operasi Bilangan Pecahan.
Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya hasil belajar matematika pada siswa kelas V SDN Ngraseh. Hal ini disebabkan karena dalam menyampaikan materi guru hanya menggunakan metode ceramah, tidak menerapkan model pembelajaran yang tepat dan tidak memanfaatkan media untuk menunjang pemahaman siswa. Dari hasil observasi permasalahan diatas diperoleh data hasil belajar siswa kelas V SDN Ngraseh pada mata pelajaran matematika khususnya materi Operasi Bilangan Pecahan masih tergolong rendah. Hal ini dapat dilihat dari hasil ulangan harian siswa yakni terdapat 6 atau 28,6% yang dinyatakan Tuntas, sedangkan sisanya 15 atau 71,4% dinyatakan Tidak Tuntas dan memperoleh nilai dibawah KKM yang ditetapkan yaitu 70. Berdasarkan permasalahan tersebut peneliti melakukan penelitian dengan menerapkan Problem Based Learning.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan hasil belajar siswa setelah penerapan Problem Based Learning pada Operasi Bilangan Pecahan pada siswa kelas V SDN Ngraseh.
Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang hanya meneliti siswa kelas V SDN Ngraseh yang terdiri dari 8 siswa laki-laki dan 13 siswa perempuan. Penelitian pada siklus I, II dan siklus III masing-masing terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Dimana pada siklus II merupakan refleksi dari kekurangan yang terjadi pada siklus sebelumnya.
Adanya peningkatan hasil belajar siswa kelas V pada materi Operasi Bilangan pecahan setelah penerapan Problem Based Learning dapat dilihat dari perolehan nilai rata-rata pada siklus I, Siklus II dan Siklus III yaitu (64; 73; dan 83) dengan peningkatan pada siklus I dan II sebesar (9%; dan 10%). Dan ketuntasan klasikal padaSiklus I, siklus II dan siklus III yaitu (28,5%; 85,7%; dan 100%) dengan peningkatan pada siklus II dan III sebesar (57,2%; dan 12,5%).
No other version available