TESIS PENDIDIKAN DASAR PASCA
PENERAPAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE PAIR CHECKS DENGAN PENDEKATAN PMRI UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH DAN DISPOSISI MATEMATIS SISWA MTs
ABSTRAK
Setiyowati, Dalis. 2016 : Penerapan Pembelajaran Kooperatif Tipe Pair Checks dengan Pendekatan PMRI untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah dan Disposisi Matematis Siswa MTs
Pembimbing : I. Dr. Warli, M.Pd
II. Puji Rahayu, M.Pd
Kata Kunci : Kooperatif, Pair Checks, PMRI, Pemecahan Masalah, Disposisi Matematis
Rendahnya kemampuan pemecahan masalah dan disposisi matematis siswa MTs Manbaul Huda Klutuk, disebabkan oleh masih banyaknya siswa yang menganggap matematika itu pelajaran yang sulit. Sehingga siswa tidak percaya diri dan kurang gigih dalam menyelesaikan masalah, serta pembelajaran di kelas masih didominasi oleh guru. Oleh sebab itu, dalam penelitian ini diterapkan pembelajaran kooperatif tipe pair checks dengan pendekatan PMRI.
Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mendeskripsikan peningkatan kemampuan pemecahan masalah siswa kelas VII MTs Manbaul Huda Klutuk setelah mengikuti pembelajaran kooperatif tipe pair checks dengan pendekatan PMRI; dan 2) mendeskripsikan peningkatan disposisi matematis siswa kelas VII MTs Manbaul Huda Klutuk setelah mengikuti pembelajaran kooperatif tipe pair checks dengan pendekatan PMRI.
Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilakukan secara kolaboratif antara guru dan peneliti. Tindakan dilaksanakan dalam 3 siklus dengan masing-masing siklus terdiri dari 2 pertemuan. Subjek dari penelitian ini adalah siswa kelas VII MTs Manbaul Huda Klutuk yang berjumlah 34 siswa. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data dalam penelitian ini berupa soal tes kemampuan pemecahan masalah dan angket skala disposisi matematis. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif.
Hasil dari penelitian ini adalah penerapan pembelajaran kooperatif tipe pair checks dapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah dan disposisi matematis siswa kelas VII MTs Manbaul Huda Klutuk. Hal tersebut dapat dilihat bahwa terdapat 97,05% dari jumlah siswa yang mempunyai kemampuan pemecahan masalah dalam kategori baik dan sangat baik, serta 94,11% dari jumlah siswa yang mempunyai kategori disposisi matematis tinggi.
No other version available